Fakta Pendidikan

Jumlah Bulan di Tata Surya: Planet Saturnus Memiliki 146 Bulan

Tata Surya memiliki banyak bulan, dengan total mencapai 970 objek yang telah teridentifikasi hingga Maret 2026. Planet Saturnus tercatat sebagai yang terbanyak dengan 146 bulan.

P
Padma Dewi
06 May 2026
36 pembaca
Jumlah Bulan di Tata Surya: Planet Saturnus Memiliki 146 Bulan
Foto: (dok. NASA)/Bulan di Cincin Saturnus.

Jakarta - Bulan menjadi sumber cahaya di malam hari bagi Bumi, tetapi berapa banyak bulan yang sebenarnya ada di Tata Surya? Bumi hanya memiliki satu satelit alami, yaitu Bulan, namun di luar itu, jumlah bulan di Tata Surya jauh lebih banyak.

Jumlah bulan yang telah ditemukan di Tata Surya bergantung pada definisi 'bulan' itu sendiri. Secara umum, bulan di Tata Surya berasal dari dua kategori utama: 439 bulan yang mengorbit delapan planet utama dan 531 bulan yang mengelilingi objek-objek kecil. Total ini menjadikan jumlah bulan di Tata Surya mencapai 970 objek pada Maret 2026, berdasarkan data dari International Astronomical Union (IAU) dan NASA.

Penemuan bulan-bulan ini dipicu oleh kemajuan teknologi teleskop. Selama beberapa tahun terakhir, astronom terus menemukan puluhan bulan baru, baik yang mengorbit planet besar maupun benda kecil di luar angkasa. Penemuan ini berkaitan dengan cara para ilmuwan memantau alam semesta, di mana satelit baru sering kali berupa batuan tak beraturan seukuran kota hingga objek besar yang hampir menyerupai planet.

Dengan perkembangan teknologi pemantauan ruang angkasa, jumlah 970 objek ini diperkirakan hanya merupakan 'puncak gunung es'. Penemuan satelit baru diprediksi akan terus meningkat seiring berjalannya waktu, sehingga daftar bulan di Tata Surya akan semakin panjang.

Dalam astronomi, bulan adalah benda langit yang mengorbit objek yang lebih besar, seperti planet, tetapi bukan bintang. Definisi ini dapat bervariasi karena bulan memiliki karakteristik fisik dan orbit yang berbeda dari satelit buatan maupun planet. Misalnya, ribuan satelit buatan manusia mengorbit Bumi, tetapi tidak dianggap sebagai bulan karena bersifat buatan dan bersifat sementara.

Bulan yang dimiliki planet terbagi menjadi dua kategori: bulan reguler dan bulan tidak reguler. Bulan reguler biasanya lebih besar dan memiliki orbit yang lebih dekat serta lintasan yang hampir melingkar. Sementara bulan tidak reguler umumnya lebih kecil dengan orbit yang lebih luas dan berbentuk elips.

Di antara bulan-bulan reguler, terdapat sekitar 20 objek yang dikategorikan sebagai bulan utama karena ukuran mereka yang cukup besar. Merkurius dan Venus tidak memiliki bulan sejati karena letaknya yang terlalu dekat dengan Matahari. Bumi memiliki satu bulan, sedangkan Mars memiliki dua bulan kecil, yaitu Phobos dan Deimos.

Menurut Space Place NASA, Saturnus adalah planet dengan jumlah bulan terbanyak, yaitu 146 bulan per 8 Juni 2023. Saat ini, astronom telah mengidentifikasi lebih dari 900 bulan di Tata Surya, dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring kemajuan teknologi pengamatan.

Seorang astronom, Ashton, memperkirakan bahwa jumlah total bulan di Tata Surya bisa mencapai sekitar 10.000. Dengan demikian, meskipun sudah teridentifikasi ratusan bulan, kemungkinan besar masih banyak bulan tersembunyi yang menunggu untuk ditemukan. Penemuan baru dan pengamatan yang lebih canggih di masa depan diharapkan dapat menambah jumlah ini.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait