Wednesday, 15 April 2026
Fakta Kesehatan

Pria Alami Kerusakan Ginjal Akibat Overdosis Vitamin D, Dokter Bertindak Cepat

Seorang pria mengalami kerusakan ginjal parah setelah overdosis vitamin D. Tim medis melakukan intervensi cepat untuk menangani kondisi tersebut.

W
Wira Yudha
17 March 2026 38 pembaca
Pria Alami Kerusakan Ginjal Akibat Overdosis Vitamin D, Dokter Bertindak Cepat

Seorang pria berusia 56 tahun dari Jakarta dirawat di rumah sakit karena mengalami kerusakan ginjal berat yang disebabkan oleh overdosis vitamin D. Pasien tersebut mendapat perawatan intensif setelah keluhan kesehatan yang serius muncul, yang membuatnya segera mencari pertolongan medis.

Berawal dari keluhan rasa tidak nyaman yang kian memburuk, pasien tersebut pergi ke fasilitas kesehatan setempat dan didiagnosis dengan kerusakan ginjal akut. Menurut dokter yang menangani, overdosis vitamin D ini terjadi akibat konsumsi suplemen yang tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan. "Pasien ini mengonsumsi vitamin D lebih dari batas yang direkomendasikan, sehingga mengakibatkan penumpukan kalsium dalam darah yang sangat berbahaya," ungkap dr. Andi Setiawan, seorang ahli ginjal yang memimpin tim medis.

Lebih lanjut, dr. Andi menjelaskan bahwa vitamin D memang diperlukan untuk kesehatan tulang dan fungsi tubuh, namun jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan komplikasi serius. "Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ ginjal, berpotensi fatal jika tidak segera diobati," tambahnya. Dalam kasus ini, pasien mengalami gejala seperti mual, muntah, dan kelelahan yang ekstrem.

Proses perawatan yang dilakukan melibatkan pengawasan ketat terhadap kadar kalsium dalam darah dan pemberian terapi untuk menstabilkan kondisi ginjal. "Setelah tiga hari dirawat, kami melihat perbaikan signifikan dalam kondisi pasien. Kadar kalsium dalam darah mulai berkurang," kata dr. Andi. Tim medis juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai dosis suplemen yang aman untuk mencegah kejadian serupa.

Seorang teman pasien yang mendampinginya selama perawatan, Budi, mengatakan bahwa pria tersebut sebelumnya tidak menyadari tentang risiko penggunaan suplemen vitamin D secara berlebihan. "Dia hanya ingin menjaga kesehatan, tapi tidak tahu bahwa terlalu banyak itu berbahaya," jelas Budi. Hal ini menunjukkan perlunya informasi yang lebih baik mengenai penggunaan suplemen kesehatan di kalangan masyarakat.

Dokter mendorong siapa pun yang berencana mengonsumsi suplemen untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis. "Kesehatan adalah aset berharga, dan kita harus berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait suplemen," sebut dr. Andi, menekankan pentingnya pemahaman yang baik mengenai kebutuhan nutrisi setiap individu.

Dengan penanganan yang tepat, diharapkan pasien dapat pulih sepenuhnya dan kembali menjalani kehidupannya. Saat ini, tim medis terus melakukan pemantauan dan memberikan saran untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua orang tentang bahayanya overdosis suplemen serta perlunya kesadaran akan kesehatan yang lebih baik di masyarakat.

// Artikel Terkait

Sumber: health.detik.com