Tuesday, 05 May 2026
Fakta Kesehatan

Papua Kontribusi 4 Persen Kasus TB, Wamenkes Benny Paparkan Tantangan Utama

Papua menyumbang 4 persen dari total kasus tuberkulosis (TB) nasional, dengan tantangan utama berupa rendahnya penemuan kasus dan pelacakan kontak.

W
Wira Yudha
01 May 2026 14 pembaca
Papua Kontribusi 4 Persen Kasus TB, Wamenkes Benny Paparkan Tantangan Utama

Kasus tuberkulosis (TB) di Papua berkontribusi sebesar 4 persen dari total kasus nasional. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengungkapkan bahwa terdapat tantangan utama dalam upaya eliminasi kasus di wilayah tersebut.

Tantangan tersebut terletak pada rendahnya penemuan kasus dan belum optimalnya pelacakan kontak, terutama di kalangan keluarga pasien TB. Banyak daerah di Papua yang belum mencapai target penemuan kasus TB yang ditetapkan secara nasional. Selain itu, capaian layanan kesehatan untuk TB secara keseluruhan baru mencapai 89,55%, yang menunjukkan adanya kesenjangan dalam akses dan kualitas layanan, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan geografis seperti Papua.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mendorong sejumlah langkah strategis, termasuk peningkatan skrining masif dan pelacakan kontak TB yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis. Selain itu, penguatan pendampingan pasien juga dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap pengobatan hingga tuntas, didukung dengan integrasi sistem pelaporan secara real-time serta pelibatan kader, keluarga, dan komunitas dalam penanganan pasien.

“Kita fokus pada pemberantasan tuberkulosis sebagai bagian dari program prioritas. Intinya adalah kolaborasi lintas sektor agar penanganan TB bisa berjalan optimal,” kata Benny, mengutip keterangan dari Kemenkes RI.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah dengan pemerintah daerah dalam Rencana Aksi Daerah. “Kami mendorong pemerintah daerah untuk segera menetapkan Rencana Aksi Daerah serta membentuk Tim Percepatan Penanggulangan TBC, agar intervensi di lapangan dapat berjalan lebih terarah dan terukur,” ungkap Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Akhmad Wiyagus.

Di sisi lain, Gubernur Papua, Drs. Mathius D. Fakhiri, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memperkuat upaya penanganan TB bersama pemerintah pusat. “Kami memiliki komitmen untuk bersama-sama mengatasi persoalan TB yang masih menjadi tantangan besar di Papua. Dengan dukungan pusat dan kolaborasi lintas sektor, kami optimis penanganan TB dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan tenaga kesehatan dan pembiayaan program. “Kami berharap dukungan anggaran dan penguatan tenaga kesehatan terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” tutupnya.

// Artikel Terkait