Fakta Nasional

Aksi Berani Mbah Sugini Mengusir Macan Kumbang dengan Sandal

Mbah Sugini, seorang nenek berusia lanjut, menunjukkan keberanian luar biasa dengan mengusir seekor macan kumbang yang masuk ke rumahnya di Karanganyar menggunakan sandal.

D
Dila Rakasiwi
23 October 2026
22 pembaca
Kambing mati di Tawangmangu (Foto: Dok. Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo)
Kambing mati di Tawangmangu (Foto: Dok. Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo)

Jakarta - Mbah Sugini, seorang perempuan lanjut usia, melakukan tindakan berani saat seekor macan kumbang memasuki rumahnya. Dengan menggunakan sandal, ia berhasil mengusir hewan tersebut.

Cucu Mbah Sugini, Rizal, yang berusia 20 tahun, menceritakan bahwa hewan yang diduga macan kumbang itu sempat masuk ke dalam rumah mereka yang terletak di Dusun Plalar, Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. "Mbah kan lagi di kamar, lalu mendengar suara kucing menggeram kok nggak berhenti-berhenti. Padahal sudah digedor-gedor," ungkap Rizal saat ditemui di kediamannya pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Kejadian Mencekam di Tengah Malam

Rizal melanjutkan, setelah mendengar suara gaduh, Mbah Sugini keluar dari kamar dan melihat hewan besar tersebut. Ia segera mengambil sandal dan melemparkan ke arah macan itu. "Panikan, lalu mau lompat jendela sini. Karena nggak bisa keluar lewat jendela ini, lalu dilempar sandal lagi, panik, memecahkan kaca jendela di dekat kandang sapi, lalu kabur," tambahnya.

Pada saat kejadian, Rizal yang mendengar keributan segera memeriksa ruang dapur. Jam menunjukkan sekitar pukul 01.00 WIB pada Rabu, 21 Oktober. Ia menemukan neneknya sedang membersihkan pecahan kaca jendela. Mbah Sugini menjelaskan kepada Rizal mengenai ciri-ciri hewan yang masuk ke rumah. "Saya cek nenek saya dia malah lagi bersihin pecahan kaca. Bilang ada hewan masuk, ada taringnya, ekornya panjang, besar. Mbah santai karena mungkin tidak tahu kalau itu macan ya," ujarnya.

Kerugian yang Diderita

Menurut Rizal, macan tersebut masuk ke dalam rumah melalui pintu penghubung antara kandang sapi dan kambing. Setelah memastikan keadaan hewan ternaknya, Rizal mendapati salah satu kambingnya dalam kondisi sekarat di kandang, sementara anak kambingnya tampak baik-baik saja. "Saya cek lihat kambing sudah sekarat. Saya panggil tetangga yang kayak tukang jagal. Terus dibawa dua-duanya. Ada gigitan cukup dalam pada leher kambing induknya. Saat dibawa sudah sekarat, anaknya masih kuat saat saya angkat," jelas Rizal.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi warga sekitar tentang pentingnya kewaspadaan terhadap keberadaan hewan liar di sekitar pemukiman.

Artikel Terkait