Dalam sebuah pernyataan terbaru, Direktur Pusat Ekonomi dan Kebijakan Strategis (PEPS) menekankan bahwa perekonomian Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks berbagai tantangan yang dihadapi oleh negara dalam upaya mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi menunjukkan penurunan signifikan. “Tingkat inflasi yang terus meningkat dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang melambat menjadi sinyal bahwa ekonomi kita memerlukan perhatian serius,” ucap Direktur PEPS dalam konferensi pers yang diselenggarakan kemarin. Penurunan daya beli masyarakat serta meningkatnya angka pengangguran menjadi masalah yang tidak bisa diabaikan.
Direktur tersebut juga menguraikan bahwa faktor global turut berkontribusi terhadap permasalahan ini. Gejolak yang terjadi di pasar internasional, seperti fluktuasi harga energi dan dampak perang dagang antara negara-negara besar, telah memberikan efek berantai pada perekonomian domestik. “Kita tidak bisa dipisahkan dari dinamika global. Ketika ekonomi dunia terguncang, dampaknya akan langsung terasa di sini,” lanjutnya.
Selain masalah eksternal, ia menyoroti sejumlah isu internal, termasuk kurangnya investasi dan inovasi. Banyak sektor yang masih bergantung pada cara-cara tradisional tanpa mengadopsi teknologi yang lebih modern. “Kita perlu berpikir out of the box dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal,” tambahnya. Menurutnya, hal ini adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Sebagai respons terhadap situasi ini, Direktur PEPS mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis. "Kebijakan fiskal dan moneter perlu diselaraskan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik," ujarnya. Dia juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia agar perekonomian bisa tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan.
Melihat ke depan, harapan masih ada jika langkah-langkah yang tepat diambil. “Kita masih memiliki potensi besar, jika kita bisa memanfaatkan sumber daya yang ada dengan lebih efektif,” pungkasnya. Dengan adanya kesadaran akan tantangan ini, diharapkan langkah-langkah nyata segera diimplementasikan untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia.