Perkembangan komputer kuantum kini menarik perhatian terkait keamanan transaksi dan aset digital. Teknologi komputasi yang baru ini dapat mengubah sistem kriptografi yang menjadi dasar bagi keamanan berbagai layanan digital, termasuk dalam ekosistem kripto. Isu ini akan menjadi fokus dalam PERURI Digital Summit 2026 yang akan berlangsung pada 22-23 Oktober 2026 di Taman Kota Peruri.
Pembahasan Tentang PQC dan Keamanan Digital
Forum teknologi digital nasional ini mengusung tema "Building Technology of The Future" dan akan membahas berbagai topik, termasuk kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, dan Post-Quantum Cryptography (PQC). PQC adalah pendekatan kriptografi yang dirancang untuk melindungi sistem dari ancaman yang ditimbulkan oleh komputer kuantum. Relevansi teknologi ini semakin meningkat, mengingat banyak sistem keamanan digital saat ini bergantung pada algoritma kriptografi yang berisiko jika kemampuan komputasi kuantum berkembang pesat.
Industri kripto juga merasakan dampak dari risiko ini, karena aset kripto dan layanan berbasis blockchain memanfaatkan kriptografi untuk menjaga keamanan transaksi, identitas digital, dan kepemilikan aset. Oleh karena itu, kemajuan teknologi komputasi bukan hanya menjadi isu bagi sektor teknologi, tetapi juga berkaitan erat dengan keamanan ekosistem aset digital.
Inisiatif dan Harapan dari PERURI
Forum ini akan membahas kesiapan keamanan digital dalam menghadapi tantangan dari perkembangan komputasi generasi berikutnya dengan perspektif PQC. Selain itu, isu terkait AI dan semikonduktor juga akan dibahas, mengingat pentingnya chip sebagai dasar bagi berbagai perangkat dan layanan digital, termasuk sistem pembayaran dan identitas digital.
Dalam rangka mempersiapkan acara utama, PERURI juga menyelenggarakan PERURI Chip Hackathon 2026 yang melibatkan mahasiswa untuk menciptakan ide dan solusi dalam desain chip dan semikonduktor. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan talenta digital serta memperkenalkan potensi industri semikonduktor di dalam negeri.
Direktur Digital Business PERURI, Edwin Purwandesi, menyatakan bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong transformasi digital di Indonesia. "Kehadiran PERURI Digital Summit 2026 adalah wujud komitmen kami dalam mengawal transformasi digital nasional. Acara ini merupakan wadah strategis untuk merumuskan masa depan ekosistem digital Indonesia," ujarnya.
Edwin berharap forum ini tidak hanya menjadi tempat pertukaran pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara masyarakat, pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan komunitas teknologi. Dengan semakin luasnya penggunaan layanan digital, perkembangan PQC menjadi sangat penting. Tantangan yang dihadapi adalah bagaimana membangun teknologi baru sekaligus memastikan bahwa sistem keamanan yang ada saat ini tetap mampu melindungi data, transaksi, dan identitas di tengah perkembangan kemampuan komputasi yang terus meningkat.