Final Liga Jasa Keuangan (LJK) bank bjb 2026 menjadi momen spesial bagi dua tim bola basket dari Bank Mandiri untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dalam persaingan yang ketat di industri jasa keuangan, baik tim putri maupun putra dari Bank Mandiri berhasil mempertahankan momentum mereka hingga akhir pertandingan dan meraih gelar juara di kategori masing-masing. Tim putri Bank Mandiri berhasil mengalahkan BRI dengan skor 49-30, yang menandai kemenangan ketiga mereka secara beruntun atau yang dikenal dengan istilah threepeat. Sementara itu, tim putra juga memastikan gelar juara Divisi 1 setelah menundukkan BRI dengan skor 52-44 dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga kuarter terakhir.
Kedisiplinan dan Strategi Kunci Keberhasilan
Pelatih Bank Mandiri, Paul Mario Watulingas Sanggor, mengungkapkan bahwa kedisiplinan dalam menjalankan strategi adalah faktor penting di balik kesuksesan kedua tim. “Para pemain mampu menjaga fokus dan menjalankan strategi dengan baik, terutama ketika lawan berusaha mengejar ketertinggalan, kedisiplinan dalam bertahan dan kerja sama tim menjadi kunci untuk mempertahankan keunggulan,” ujarnya. Tim putri menunjukkan performa dominan sejak awal pertandingan dengan pertahanan yang agresif dan permainan yang terorganisir, sehingga mereka mampu menjaga jarak dari BRI dan memastikan kemenangan yang memperpanjang dominasi mereka di LJK.
Dominasi Tim Putri di Pertandingan
Bank Mandiri menerapkan strategi pertahanan full-court press untuk mengganggu pergerakan pemain BRI sejak kuarter pertama. Kapten tim, Tiara, membuka perolehan angka untuk Bank Mandiri, dan tekanan yang diberikan di sepanjang lapangan membatasi serangan lawan hingga menutup kuarter pertama dengan keunggulan 14-6. Pada kuarter kedua, tim tetap menjaga intensitas serangan dan memperbesar keunggulan melalui tembakan tiga angka dari Sumiyati. Pertahanan yang disiplin membuat BRI kesulitan mengembangkan permainan, dan Bank Mandiri menutup paruh pertama dengan keunggulan 29-15.
Meski BRI berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan agresivitas serangan di kuarter ketiga, Bank Mandiri tetap solid dalam pertahanan dan memanfaatkan kontribusi Aulia serta Ignes di area paint, memperlebar keunggulan menjadi 43-22 pada akhir kuarter. Dengan keunggulan 21 poin, Bank Mandiri memasuki kuarter keempat dengan nyaman, namun tetap menjaga intensitas permainan. Serangan yang dipimpin oleh Sumiyati dan Cintiana membantu tim mempertahankan jarak dari BRI hingga pertandingan berakhir dengan skor 49-30, sekaligus memastikan gelar juara ketiga secara beruntun.
Kapten tim putri, Tiara Aulia Denaya, menyatakan bahwa pencapaian meraih gelar juara ketiga secara berturut-turut merupakan kebanggaan bagi tim. “Bisa mempertahankan gelar selama tiga tahun berturut-turut tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menjaga standar permainan kami di kompetisi berikutnya,” ungkap Tiara.
Persaingan Ketat Tim Putra
Di sisi lain, final Divisi 1 putra berlangsung sangat ketat, dengan Bank Mandiri dan BRI saling mengimbangi sejak kuarter pertama. Kedua tim menutup kuarter pembuka dengan skor 7-7 setelah Dira, kapten BRI, mencetak angka pertama sebelum Vernando menyamakan kedudukan untuk Bank Mandiri. Pada kuarter kedua, Brian dari BRI membuka perolehan angka, namun Bank Mandiri merespons dengan kontribusi dari Taruna dan Faroz. Tembakan tiga angka Jeffry menjelang akhir kuarter membawa Bank Mandiri berbalik unggul 22-20 saat paruh pertama berakhir.
Memasuki kuarter ketiga, BRI berusaha menekan untuk menjaga peluang, tetapi Bank Mandiri mampu mempertahankan keunggulan dengan permainan disiplin di bawah pimpinan Kevin, sehingga skor bertahan 34-31 hingga kuarter ketiga berakhir. Ketegangan meningkat pada kuarter keempat ketika kedua tim saling mengejar angka. Bank Mandiri menemukan momentum dengan empat tembakan tiga angka berturut-turut dari Faroz, Taruna, dan Malega dalam waktu sekitar lima menit tersisa, sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan 52-44 atas BRI.
Kevin Raditya, kapten tim putra Bank Mandiri, menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari kerja sama dan kedisiplinan seluruh pemain. “Pertandingan final ini tidak mudah karena BRI terus memberikan tekanan sampai kuarter terakhir, tetapi kami berusaha tetap tenang dan menjalankan strategi yang sudah disiapkan. Tembakan-tembakan penting di kuarter keempat menjadi momentum bagi kami untuk mengunci kemenangan,” ujarnya. Kevin menambahkan bahwa kemampuan tim untuk menjaga fokus saat pertandingan berlangsung ketat adalah hal penting dalam menghadapi laga final.
Keberhasilan tim putra dan putri dalam meraih gelar juara melengkapi perjalanan Bank Mandiri di LJK bank bjb 2026. Gelar threepeat untuk tim putri dan kemenangan tim putra di Divisi 1 mencerminkan perjuangan kedua tim dalam menjaga konsistensi permainan hingga partai final.