Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah mengambil langkah strategis dengan menerapkan kemasan SNI Pangan Hasil Pertanian (SPHP) untuk periode 2023-2025. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi masalah fluktuasi penggunaan plastik dalam kemasan pangan yang semakin meningkat.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan kemasan plastik yang tidak ramah lingkungan. Dengan menggunakan kemasan SPHP, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari limbah plastik dan meningkatkan keberlanjutan dalam industri pangan.
Kemasan SPHP dirancang untuk memenuhi standar keamanan dan kualitas pangan, serta mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai. Implementasi ini juga sejalan dengan komitmen untuk menciptakan sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Ke depan, Bapanas akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas penggunaan kemasan SPHP serta dampaknya terhadap industri pangan dan lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi sektor lain dalam upaya mengurangi penggunaan plastik.