Monday, 04 May 2026
Fakta Ekonomi

--- BNI Memberdayakan 430 Perempuan NTT Melalui Program Anyaman Lontar ---

--- Program Anyaman Lontar yang digagas BNI berhasil memberdayakan 430 perempuan di NTT, meningkatkan keterampilan dan perekonomian mereka. ---

S
Stevani Nila Wardana
21 April 2026 12 pembaca
---
BNI Memberdayakan 430 Perempuan NTT Melalui Program Anyaman Lontar

---

---TITLEEXCERPT--- Program Anyaman Lontar yang digagas BNI berhasil memberdayakan 430 perempuan di NTT, meningkatkan keterampilan dan perekonomian mereka.

---CONTENT--- Bank Negara Indonesia (BNI) telah meluncurkan Program Anyaman Lontar yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini berhasil menjangkau 430 perempuan, memberikan mereka pelatihan dan akses ke pasar untuk produk anyaman lontar yang dihasilkan.

Program ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan perekonomian perempuan di daerah tersebut. Dengan adanya pelatihan, para peserta diajarkan teknik anyaman yang baik serta cara memasarkan produk mereka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memberikan kemandirian ekonomi bagi perempuan di NTT.

BNI juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan program ini. Para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga akses ke bahan baku dan pemasaran produk. Dengan demikian, mereka dapat memproduksi anyaman lontar yang berkualitas dan menarik bagi konsumen.

Keberhasilan program ini menunjukkan komitmen BNI dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi lokal. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perempuan di NTT, sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas hidup mereka melalui keterampilan yang diperoleh.

Dengan langkah ini, BNI berupaya untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Program Anyaman Lontar menjadi salah satu contoh nyata bagaimana lembaga keuangan dapat berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.

Tidak ada tag untuk artikel ini

// Artikel Terkait