Fakta Ekonomi

BRI Memperkuat Peran dalam Menarik Investasi Asing di Indonesia

BRI berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memperkuat hubungan antara investor global dan peluang bisnis di Indonesia melalui forum yang diadakan di Jakarta.

F
Fidzu Ardaf
21 October 2026
22 pembaca
BRI mengoptimalkan kapabilitas layanan perbankan melalui pendekatan Foreign Direct Investment (FDI) Services.(Dok. BRI)
BRI mengoptimalkan kapabilitas layanan perbankan melalui pendekatan Foreign Direct Investment (FDI) Services.(Dok. BRI)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau BRI, mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisinya dalam menghubungkan investor internasional dengan peluang bisnis yang ada di Indonesia. Langkah ini juga bertujuan untuk memberikan akses bagi perusahaan nasional dan UMKM agar dapat menjangkau pasar global. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam acara bertajuk A Taste of Harmony: From Global Partnership to Local Impact.

Acara yang diadakan di Wisma Habibie Ainun, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026), ini dihadiri oleh jajaran Direksi BRI, para duta besar, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Berbagai asosiasi bisnis dan kamar dagang internasional, seperti American Chamber of Commerce in Indonesia (AmCham), European Business Chamber of Commerce in Indonesia (EuroCham), dan British Chamber of Commerce in Indonesia (BritCham), juga turut berpartisipasi. Dengan tema Connecting Global Opportunities, Empowering Indonesia, Delivering Impact, forum ini dihadiri oleh Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya, Direktur Treasury and International Banking BRI Farida Thamrin, serta Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y.

Pertemuan Strategis untuk Mendorong Investasi

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari 14 negara, termasuk Belanda, Australia, Irlandia, Thailand, Qatar, Jerman, Vietnam, dan Italia. Dari pihak diplomatik Indonesia, hadir Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Uni Emirat Arab, dan Vietnam, serta perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di India, Jepang, dan China. Kehadiran perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM semakin melengkapi dialog strategis ini, yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan internasional, membuka peluang investasi, serta menjajaki kolaborasi bisnis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelaku usaha di Indonesia.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya menegaskan kesiapan perusahaan untuk menjadi mitra strategis bagi investor global dengan memanfaatkan pemahaman mendalam tentang pasar domestik, jaringan bisnis yang luas, serta kapabilitas dalam layanan perbankan internasional. “Melalui semangat Satu Bank untuk Semua, BRI berupaya menghubungkan peluang investasi global dengan potensi ekonomi nasional melalui solusi pembiayaan, layanan transaksi, dan jaringan bisnis yang terintegrasi. Kami ingin memastikan bahwa dukungan perbankan tidak hanya menjawab kebutuhan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, tetapi juga membantu memperkuat keterhubungan antara investor, perusahaan nasional, dan UMKM dalam rantai pasok industri,” ujar Riko.

FDI Services untuk Mendukung Investor Asing

Riko juga menjelaskan bahwa masuknya modal internasional diharapkan dapat menciptakan efek berganda melalui peningkatan investasi dan produktivitas, pengembangan kapasitas industri, serta penciptaan lapangan kerja. Selain itu, perluasan kemitraan global memberikan peluang bagi perusahaan nasional dan UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, berpartisipasi dalam rantai pasok, serta membawa lebih banyak produk Indonesia ke pasar internasional.

Untuk mendukung investor asing yang ingin berinvestasi dan mengembangkan kegiatan usaha di Indonesia, BRI mengoptimalkan kapabilitas layanan perbankan melalui pendekatan Foreign Direct Investment (FDI) Services. Pendekatan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perbankan investor sejak tahap awal penjajakan hingga pelaksanaan dan pengembangan kegiatan usaha, dengan tetap memperhatikan kebutuhan, ketentuan, serta kelayakan masing-masing nasabah. Sebagai pelengkap, BRI bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga meluncurkan panduan investasi sebagai referensi bagi investor dalam memahami peluang dan proses investasi di Indonesia.

Melalui FDI Services, BRI mendukung kebutuhan perbankan investor, mulai dari pendampingan dalam mengidentifikasi kebutuhan hingga menghubungkan investor dengan solusi yang relevan. BRI juga menyediakan layanan pembukaan rekening untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan sesuai dengan persyaratan yang berlaku, serta layanan cash management untuk membantu pengelolaan penerimaan, pembayaran, dan arus kas perusahaan secara lebih terstruktur.

Selain itu, BRI juga mendukung kebutuhan transaksi lintas negara untuk aktivitas bisnis internasional, termasuk transfer dana internasional sesuai dengan koridor transaksi dan ketentuan yang berlaku. Dari sisi pengelolaan keuangan, layanan treasury dapat mendukung kebutuhan transaksi valuta asing dan pengelolaan risiko keuangan yang relevan, sesuai produk dan fasilitas yang tersedia. Sementara itu, solusi pembiayaan dapat dijajaki untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun investasi perusahaan, dengan mempertimbangkan profil risiko, kebutuhan bisnis, dan hasil analisis kelayakan kredit.

Melalui pendekatan tersebut, FDI Services diharapkan dapat membantu investor memperoleh dukungan perbankan yang lebih terkoordinasi, mulai dari kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan hingga penjajakan solusi pembiayaan. Pendekatan ini sekaligus memperkuat peran BRI sebagai mitra perbankan bagi perusahaan yang ingin membangun atau memperluas kegiatan usaha di Indonesia.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BRI menghadirkan One BRI Solution, yaitu pendekatan layanan keuangan terintegrasi yang mencakup solusi pembiayaan, pengelolaan transaksi, serta dukungan perbankan bagi ekosistem bisnis secara menyeluruh, mulai dari perusahaan utama hingga pemasok, distributor, pelanggan, dan karyawan. Dukungan ini juga diperkuat melalui platform digital QLola by BRI, yang memungkinkan nasabah korporasi mengelola berbagai kebutuhan transaksi dan keuangan bisnis secara lebih praktis dan terintegrasi.

Dengan memadukan kapabilitas layanan perbankan, pemahaman terhadap karakteristik pasar domestik, dan jaringan internasional, BRI berupaya mendukung kelancaran operasional investor sekaligus memperkuat keterhubungan mereka dengan ekosistem usaha nasional. “Ke depan, BRI akan terus mengoptimalkan kapabilitas dan jaringan yang dimiliki untuk memastikan peluang kerja sama internasional dapat ditindaklanjuti menjadi kegiatan usaha yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. Kami percaya, sinergi antara diplomasi ekonomi, investasi, dan layanan perbankan dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Riko.

suara.com Sumber: suara.com

Artikel Terkait