KPK berhasil mengamankan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT). Penangkapan ini dilakukan terkait dengan dugaan suap yang melibatkan proyek serta manipulasi hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, yang mencakup pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lainnya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Selain itu, ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit," tambahnya.
Penangkapan Massal dan Barang Bukti
Dalam operasi yang berlangsung, KPK juga menangkap 19 orang lainnya yang terlibat, baik di Klaten maupun Jakarta. Selain itu, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai yang jumlahnya mencapai sekitar Rp 1 miliar. "Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar," ungkap Budi Prasetyo.
Dampak dan Tindak Lanjut
Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para penyelenggara negara lainnya. KPK berkomitmen untuk terus mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa praktik korupsi tidak dibiarkan berkembang di lingkungan pemerintahan.