Central Australian College (CAC) terus berupaya meningkatkan kualitasnya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang berfokus pada industri. Dalam pernyataannya, Business Development CAC, Khagendra Satyal, menyampaikan bahwa selama 16 tahun eksistensinya, CAC berusaha memberikan pendidikan terbaik, termasuk bagi pelajar asal Indonesia.
“Kami berdiri pada 2010, sudah 16 tahun kami berada di sektor pendidikan. Jadi, saya pikir pendidikan yang kami berikan untuk mahasiswa internasional kami sangat berkualitas,” ungkap Khagendra di Jakarta pada Selasa (5/5).
CAC menawarkan berbagai program studi kejuruan, termasuk bahasa Inggris, manajemen, otomotif, perhotelan, perawatan lansia, konstruksi sipil, serta pembangunan dan konstruksi. Saat ini, terdapat lebih dari 20 pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di CAC, dan sudah ada 50 alumnus asal Indonesia.
“Sebagian besar mahasiswa Indonesia mencari jurusan perhotelan dan perawatan lansia. Dan otomotif akan menjadi bidang lain yang mungkin dipertimbangkan mahasiswa Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, CEO CAC, Sachin Yonzon, menjelaskan bahwa salah satu keunggulan CAC dibandingkan lembaga pendidikan lainnya adalah kualifikasi yang diakui secara global.
Dengan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, CAC menunjukkan dedikasinya dalam mendukung pelajar internasional, khususnya dari Indonesia, untuk meraih pendidikan yang berkualitas.