Fakta Nasional

Duel Mematikan di Parkiran Minimarket Jakarta Barat Terungkap Penyebabnya

Polisi telah mengungkap alasan di balik duel antara dua pria yang mengakibatkan tewasnya seorang pria berinisial AC di parkiran minimarket di Kembangan, Jakarta Barat. Pertikaian ini bermula dari cekc...

U
Ulam Kirana
10 October 2026
26 pembaca
Foto: Ilustrasi perkelahian. (dok. Getty Images/simarik)
Foto: Ilustrasi perkelahian. (dok. Getty Images/simarik)

Jakarta - Kepolisian telah menjelaskan pemicu terjadinya duel antara dua pria yang berujung pada kematian seorang pria berinisial AC (56) di area parkir sebuah minimarket di Kembangan, Jakarta Barat. Insiden ini dimulai dari adu mulut antara AC dan pelaku yang dikenal dengan inisial MM.

Kapolsek Kembangan, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, menjelaskan bahwa AC datang ke lokasi dan menghampiri seorang wanita berinisial SS. Keduanya kemudian terlibat dalam pertengkaran. "MM yang merupakan pemilik usaha refleksi di tempat SS bekerja, datang untuk mengantar wanita itu pulang," ujarnya. Ketegangan meningkat ketika MM berusaha membela SS, yang akhirnya memicu perkelahian.

Perkelahian yang Memanas

Menurut keterangan Kapolsek, MM terlihat membela SS saat perselisihan terjadi, yang menyebabkan perkelahian antara dirinya dan korban. "Melihat perselisihan itu, MM diduga membela SS hingga terjadi perkelahian antara dirinya dan korban," tambahnya.

Perkelahian tersebut sempat dilerai oleh tukang parkir dan warga di sekitar lokasi. Namun, perselisihan kembali berlanjut dan AC tak sadarkan diri. "Korban yang sempat bersandar di sepeda motor kembali terlibat perkelahian dengan MM. Beberapa menit kemudian, AC terjatuh tersungkur dan tidak bergerak meskipun dipanggil," imbuh Kapolsek.

Penangkapan Pelaku

Sebelumnya, pada Kamis (8/10), MM ditangkap oleh pihak kepolisian setelah melalui serangkaian penyelidikan. Penangkapan dilakukan saat MM berada di atas sepeda motor di Kebon Jeruk. Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini penyidik sedang mendalami lebih detail terkait peristiwa tersebut hingga berujung korban meninggal," tutupnya.

Artikel Terkait