Fakta Ekonomi

Enam Perusahaan Siap Melakukan IPO Hingga 2026

Bursa Efek Indonesia mencatat enam perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) hingga September 2026, dengan komposisi dari berbagai sektor.

F
Fidzu Ardaf
28 September 2026
38 pembaca
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Rina]
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Rina]

Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa ada enam perusahaan yang terdaftar dalam antrean untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) hingga bulan September 2026. Perusahaan-perusahaan calon emiten ini berasal dari sektor kesehatan, energi, dan industri, dengan beragam skala aset.

Sampai dengan 25 September 2026, telah ada tujuh perusahaan yang berhasil mencatatkan saham mereka di bursa dan mengumpulkan dana sebesar Rp2,16 triliun. Dari enam perusahaan yang sedang dalam proses IPO, tiga di antaranya beroperasi di sektor kesehatan, dua di sektor energi, dan satu di sektor industri. "Hingga saat ini, terdapat 6 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," demikian keterangan resmi dari BEI yang dirilis pada Minggu (27/9/2026).

Detail Kategori Aset Perusahaan

Dari enam perusahaan tersebut, dua di antaranya termasuk dalam kategori perusahaan dengan aset skala kecil, yaitu memiliki aset di bawah Rp50 miliar. Sementara itu, dua perusahaan lainnya berada dalam kategori aset skala menengah, dengan nilai aset berkisar antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Dua perusahaan sisanya merupakan perusahaan dengan aset skala besar, yang memiliki aset lebih dari Rp250 miliar.

Pengelompokan Sektor dan Aturan OJK

Menariknya, tidak ada perusahaan dalam pipeline IPO yang berasal dari sektor Basic Materials, Consumer Cyclicals, Consumer Non-Cyclicals, Financials, Infrastructures, Properties & Real Estate, Technology, serta Transportation & Logistic. Pengelompokan ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 53/POJK.04/2017, yang mengatur penawaran umum oleh emiten dengan aset skala kecil dan menengah. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan yang mendaftar untuk IPO di BEI tidak semuanya berasal dari kelompok beraset besar.

Selain itu, perlu dicatat bahwa hingga 25 September 2026, tujuh perusahaan telah berhasil mencatatkan saham mereka di bursa, mengumpulkan total dana sebesar Rp2,16 triliun dari aksi tersebut.

suara.com Sumber: suara.com

Artikel Terkait