Fenomena menarik muncul di langit Jonggol, Bogor pada Jumat (1/5/2026), ketika awan pelangi terlihat menggantung di langit. Penampakan ini terjadi sekitar pukul 14.22 WIB dan segera menjadi sorotan masyarakat setempat.
Ahmad Baehaqy Pratama, seorang pemuda berusia 21 tahun asal Jonggol, menjadi orang pertama yang mengamati fenomena ini saat ia sedang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang. Ia menjelaskan bahwa saat itu kondisi langit tampak gelap, tetapi di sebelah kanan terlihat pelangi meskipun hujan belum turun.
BMKG melalui Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik, Ida Pramuwardani, memberikan penjelasan terkait fenomena ini. Menurutnya, penampakan awan pelangi adalah peristiwa umum yang berkaitan dengan optik atmosfer. Ia menjelaskan bahwa warna pelangi muncul akibat interaksi cahaya matahari dengan butir air di udara, yang biasanya merupakan sisa dari hujan.
Ida juga menjelaskan mengapa bentuk awan tersebut terlihat tidak utuh. Ia menyebutkan bahwa adanya awan towering cumulus yang menutupi sebagian pelangi menyebabkan penampakan tersebut tampak seperti awan pelangi. Ia menegaskan bahwa fenomena ini bukanlah pertanda bahaya, melainkan menunjukkan adanya proses pertumbuhan awan konvektif dan kemungkinan hujan lokal di sekitar wilayah tersebut.
Dengan demikian, meskipun penampakan awan pelangi ini menarik perhatian, BMKG memastikan bahwa tidak ada indikasi akan terjadinya badai. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menganggap fenomena ini sebagai tanda cuaca buruk.