Fakta Nasional

Hasil Survei Poltracking: Gerindra Memimpin dengan 22,9%, PDIP dan Golkar Mengikuti

Survei terbaru dari Poltracking menunjukkan bahwa Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas 22,9%, diikuti oleh PDIP dan Golkar. Survei ini dilakukan pada akhir September hingga aw...

W
Wira Yudha
19 October 2026
14 pembaca
Ilustrasi Pemilu (Getty Images/Abudzaky Suryana)
Ilustrasi Pemilu (Getty Images/Abudzaky Suryana)

Jakarta - Poltracking telah melaksanakan survei nasional untuk mengukur elektabilitas partai politik di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa Partai Gerindra berada di posisi terkuat, diikuti oleh PDIP dan Partai Golkar.

Survei ini dilakukan antara 30 September hingga 7 Oktober 2026, dengan responden yang terdiri dari warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat untuk memberikan suara, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah multistage random sampling, dengan total 1.220 responden dan margin of error sebesar +/-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan secara langsung.

Analisis Elektabilitas Partai

"Elektabilitas Gerindra tertinggi, kemudian disusul PDIP, Golkar, PKB, kemudian PKS, Demokrat, NasDem," ungkap Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, dalam sebuah tayangan di YouTube Poltracking pada Senin (19/10/2026). Ia menambahkan bahwa berdasarkan data yang ada, Gerindra hingga NasDem memiliki potensi untuk kembali masuk ke parlemen, asalkan ambang batas parlemen tetap di angka 4%.

Hanta juga menjelaskan, "Ini kalau dilihat datanya NasDem, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PDIP dan Gerindra berpotensi besar lolos di parlemen kalau angkanya tetap di 4% karena angka mereka ada di 4% atau lebih."

Detail Hasil Survei

Berikut adalah hasil survei Poltracking mengenai elektabilitas partai politik:

  • Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 22,9%
  • Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 13,4%
  • Partai Golongan Karya (Golkar) 9,1%
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 7,1%
  • Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,8%
  • Partai Demokrat (PD) 5,4%
  • Partai NasDem 3,9%
  • Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,9%
  • Partai Amanat Nasional (PAN) 2,2%
  • Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,6%
  • Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,5%
  • Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 0,3%
  • Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 0,2%
  • Partai Ummat 0,1%
  • Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1%
  • Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 0,1%
  • Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,1%
  • Partai Buruh 0,1%
  • Tidak tahu/Tidak jawab 24,2%

Artikel Terkait