Fakta Nasional

Ibu Muda Jadi Korban Perdagangan Manusia di Garut

Seorang ibu muda dari Bandung, DF, terjebak dalam praktik perdagangan orang di Garut setelah dijanjikan pekerjaan yang tidak sesuai. Ia dipaksa melayani pria di sebuah salon yang ternyata merupakan te...

S
Stevani Nila Wardana
10 October 2026
31 pembaca
Foto: Hakim Ghani/detikJabar
Foto: Hakim Ghani/detikJabar

Garut - Seorang wanita muda berinisial DF yang berasal dari Bandung menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Garut, Jawa Barat. Korban yang awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai petugas kebersihan, justru ditipu dan dipaksa untuk melayani pria-pria yang datang ke salon tersebut.

Kepala Polres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika DF mencari pekerjaan setelah perceraian dari suaminya. Dalam pencariannya, DF bertemu dengan seorang wanita bernama CK yang mengajaknya untuk bekerja di sebuah salon milik tersangka lain, EM, yang terletak di wilayah selatan Kabupaten Garut. "Korban dijanjikan untuk bekerja sebagai petugas kebersihan dan pemandu lagu. Tapi tidak dijelaskan bagaimana dia akan melakukan pekerjaannya sejak awal," ungkap Niko.

Penipuan dan Paksaan

Suatu hari, DF dipaksa untuk melayani lima pria yang datang ke salon milik EM, yang sebenarnya merupakan rumah prostitusi. Meskipun DF berusaha menolak dan ingin pulang, ia mendapatkan ancaman bahwa jika ia nekat pergi, nyawanya akan terancam. "Setiap pria membayar Rp 400 ribu, ke seorang tersangka lain, inisial VN yang masih berusia 17 tahun. Sehingga total, ada 5 tersangka yang kami amankan," tambah Niko.

Proses Penanganan Kasus

Kasus ini menunjukkan betapa rentannya para wanita dalam mencari pekerjaan, serta pentingnya kesadaran akan modus-modus penipuan yang ada. Pihak kepolisian terus berupaya untuk mengungkap jaringan perdagangan manusia dan memberikan perlindungan kepada korban-korban serupa.

Artikel Terkait