REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Berbagai indikator ekonomi nasional menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah tantangan dari ekonomi global. Stabilitas fiskal, inflasi yang terkendali, dan konsumsi domestik yang kuat menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Data resmi pemerintah menunjukkan bahwa inflasi berada di kisaran 3,5 persen, defisit anggaran tetap di bawah 3 persen, dan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) masih di bawah 40 persen. Konsumsi domestik juga berperan penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kuat dan kredibel meskipun menghadapi tantangan global. Purbaya menekankan bahwa likuiditas ekonomi tetap terjaga melalui pengelolaan kas pemerintah yang proaktif, termasuk penempatan dana pemerintah di perbankan untuk memperkuat aktivitas ekonomi.
Data-data ekonomi terkini juga membantah pernyataan Barisan Oposisi Indonesia (BOI) yang mengkritik arah kebijakan pemerintah terkait kapasitas fiskal dan kondisi ekonomi nasional. Meskipun ada kritik, indikator makroekonomi menunjukkan bahwa kondisi ekonomi tetap relatif stabil.
Pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan subsidi yang tepat sasaran, dengan fokus pada kelompok masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjaga kesehatan fiskal dalam jangka panjang. Chief Economist IQI Global, Shan Saeed, menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dibandingkan banyak negara berkembang lainnya.
Saeed menambahkan bahwa stabilitas makroekonomi dan disiplin fiskal adalah faktor utama yang menjaga optimisme terhadap ekonomi Indonesia. Ia juga mencatat bahwa realisasi investasi pada kuartal I 2026 mencapai Rp498,79 triliun, tumbuh 7,22 persen secara tahunan, dan penyerapan tenaga kerja meningkat 18,93 persen. Data ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi tetap bergerak dan daya beli masyarakat terjaga.
Dengan gambaran positif ini, ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid, dan harapan untuk perkembangan lebih lanjut tetap ada di tengah tantangan yang ada.