Fakta Ekonomi

Inisiatif Pertamina untuk Mendorong Pendidikan Anak Pesisir

Pertamina melalui Rumah Anak Pesisir di Bitung berupaya memberikan pendidikan dan kepedulian lingkungan kepada lebih dari 145 anak. Program ini menggabungkan pembelajaran dengan aktivitas pelestarian...

F
Fidzu Ardaf
17 October 2026
16 pembaca
Cara Pertamina Berdayakan Anak Pesisir. Foto ist.
Cara Pertamina Berdayakan Anak Pesisir. Foto ist.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah meluncurkan Rumah Anak Pesisir (RASI) yang berlokasi di Bitung, menjangkau lebih dari 145 anak sejak awal 2023. RASI merupakan ruang pendidikan nonformal yang mengintegrasikan pembelajaran anak dengan edukasi tentang lingkungan pesisir.

Terletak di permukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat 1, RASI tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai area bagi anak-anak untuk bermain, berkreasi, dan memahami lingkungan di sekitar mereka. Program ini menerapkan metode pembelajaran berbasis pengalaman, di mana anak-anak diajak untuk menjelajahi lingkungan, membuat kerajinan tangan, berpartisipasi dalam permainan edukatif, serta terlibat dalam berbagai kegiatan pelestarian pesisir.

Pendidikan Lingkungan Sejak Dini

Melalui pendekatan ini, diharapkan edukasi lingkungan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga berkembang menjadi kebiasaan dan kepedulian yang mendalam. Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication Relations and CSR Regional Sulawesi, menekankan pentingnya pendidikan lingkungan yang ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak dapat memahami nilai pesisir dalam kehidupan mereka. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa pesisir bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari kehidupan dan masa depan mereka. Dari rasa cinta terhadap lingkungan inilah kami berharap tumbuh generasi yang peduli, berani menjaga, dan mampu membawa perubahan bagi lingkungannya,” ujarnya.

Peran Komunitas dalam Program RASI

Jesiska Christi Sarempa, pendiri Rumah Cinta Kasih, menambahkan bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan, kasih sayang, dan ruang untuk berkembang. Dia percaya bahwa perubahan sosial dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. “Perubahan tidak melulu mulai dari sesuatu yang besar, namun hal-hal kecil yang kita mulai dengan niat baik dan cinta yang besar bisa membawa energi kebaikan yang lebih banyak lagi,” ungkap Jesiska.

Sejak beroperasi, RASI telah menyelenggarakan lebih dari 20 kegiatan, termasuk Festival Anak Pesisir, Misi Pelestarian Pesisir, prakarya, pengembangan metode pembelajaran bagi tutor, serta berbagai perlombaan dan peringatan hari besar. Pelaksanaan program ini melibatkan kelompok masyarakat binaan, relawan, pengajar, warga, dan pemangku kepentingan lokal, yang merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan ruang belajar bagi anak-anak di kawasan pesisir. Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas, serta memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitarnya.

suara.com Sumber: suara.com

Artikel Terkait