Jakarta - Bagi yang tidak berhasil di SNBP atau SNBT, IPB University masih memberikan peluang untuk bergabung melalui jalur Seleksi Masuk IPB (SM-IPB) 2026. Kampus ini menawarkan kesempatan bagi calon sarjana dengan skema ujian daring yang inovatif.
Ujian ini dirancang dengan standar soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), yang menantang kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta dalam menyelesaikan masalah kompleks di bidang sains dan teknologi. SM-IPB 2026 hadir dengan dua kategori, yaitu SM-IPB Eligible SNBP dan SM-IPB Eligible Skor UTBK, yang akan dilaksanakan secara serentak. Oleh karena itu, pemilihan strategi dan persiapan teknis yang matang sangat penting untuk meraih kursi di IPB University.
Kualifikasi peserta untuk SM-IPB eligible SNBP 2026 ditujukan bagi lulusan SMA/MA/SMK tahun 2026 yang memiliki kartu peserta SNBP 2026 namun belum diterima di perguruan tinggi negeri manapun. Sementara itu, SM-IPB eligible skor UTBK 2026 terbuka untuk lulusan sekolah menengah tahun 2024, 2025, dan 2026 yang memiliki skor UTBK-SNBT 2026, dengan syarat memenuhi skor minimum yang ditetapkan oleh program studi yang dituju. Lulusan Paket C tahun 2024-2026 juga dapat mendaftar melalui jalur skor UTBK, dengan ketentuan usia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2026.
Materi ujian SM-IPB dirancang untuk menguji kognitif tingkat tinggi, mencakup bidang matematika, fisika, kimia, biologi, dan informatika dengan total 25 soal dalam waktu 60 menit. Sistem penilaian yang diterapkan bertujuan untuk mengukur kejujuran dan ketepatan peserta. Misalnya, untuk soal pilihan ganda, jawaban benar mendapatkan bobot 100%, sementara jawaban salah akan dikenakan penalti -25%.
Pendaftaran untuk jalur SM-IPB eligible SNBP berlangsung dari 5 Mei hingga 12 Juni 2026, sedangkan untuk jalur SM-IPB skor UTBK dari 25 Mei hingga 12 Juni 2026. Ujian online dijadwalkan pada 21 Juni 2026, dengan pengumuman hasil pada 30 Juni 2026.
Peserta diharuskan menyiapkan perangkat sesuai standar untuk ujian dari rumah, termasuk laptop atau PC dengan sistem operasi minimal Windows 10 atau MacOS terbaru, serta smartphone dengan kamera aktif untuk pengawasan. Dokumen yang diperlukan juga harus diunggah dalam format yang ditentukan.
Prosedur pendaftaran meliputi akses laman resmi, pembayaran biaya pendaftaran, pengisian formulir biodata, serta mengikuti sesi pra-ujian untuk memastikan kestabilan perangkat. Hasil seleksi akan diumumkan melalui portal resmi IPB University.