Fakta Nasional

Istri Pejabat Tulungagung Lakukan Kunjungan dengan Dana APBD

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tulungagung melaksanakan studi referensi ke Wonosobo dengan menggunakan anggaran APBD sebesar Rp 50 juta, yang mencakup kunjungan ke berbagai tempat wisata dan kuliner.

U
Ulam Kirana
26 October 2026
12 pembaca
Istri-istri pejabat Tulungagung pelesiran ke Wonosobo habiskan APBD Rp 50 juta. (Foto: Istimewa)
Istri-istri pejabat Tulungagung pelesiran ke Wonosobo habiskan APBD Rp 50 juta. (Foto: Istimewa)

Tulungagung - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tulungagung melakukan studi referensi ke Wonosobo dengan anggaran dari APBD yang mencapai Rp 50 juta. Kegiatan ini mendapatkan perhatian publik karena mencakup kunjungan ke berbagai lokasi wisata dan kuliner. Rangkaian acara yang diikuti oleh anggota DWP Tulungagung berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 Oktober 2026, dan ditampilkan dalam dua unggahan video di akun Instagram dwp_kab.tulungagung.

Pada hari pertama, rombongan DWP mengunjungi beberapa destinasi wisata seperti Pintu Langit, Kawah Sikidang, dan Telaga Menjer. Mereka juga menghadiri gala dinner di Dipayana Cafe. Dalam keterangan di media sosial, dijelaskan bahwa perjalanan dimulai di Pintu Langit yang menawarkan pemandangan alam yang indah dengan suasana yang sejuk dan menenangkan. Selanjutnya, mereka melanjutkan perjalanan ke Kawah Sikidang dengan pengalaman menaiki jeep.

Kunjungan ke Kantor Bupati Wonosobo

Di hari kedua, rombongan DWP Tulungagung melakukan kunjungan ke Kantor Bupati Wonosobo untuk mengikuti rangkaian kegiatan inti berupa studi referensi. Dalam keterangan tertulis, rombongan Tulungagung disambut oleh DWP Wonosobo, dan kegiatan seremonial ini menjadi agenda wajib yang mencakup sambutan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, penyerahan cenderamata, foto bersama, serta ramah tamah sambil menikmati kuliner khas Wonosobo, seperti mie ongklok, soto golak, dan tempe kemul.

Perjalanan Lanjutan dan Klarifikasi Pemkab

Setelah kegiatan inti, rombongan DWP Tulungagung melanjutkan perjalanan ke pusat oleh-oleh Dinasty untuk mencari buah tangan khas Wonosobo. Mereka juga singgah di Solo untuk menikmati makan malam dengan sate kambing Pak Manto sebelum kembali ke Kabupaten Tulungagung.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberikan klarifikasi mengenai sorotan publik yang muncul. Pemkab menegaskan bahwa anggaran untuk kegiatan tahunan ini ditujukan untuk memperkuat kelembagaan organisasi. Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Tulungagung, Makrus Manan, mengonfirmasi bahwa kegiatan istri pejabat ASN tersebut dibiayai melalui dana APBD sebesar sekitar Rp 50 juta. Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran ini bertujuan untuk pelaksanaan agenda DWP dalam memperluas jejaring kelembagaan serta mempelajari tata kelola organisasi di daerah lain, dalam hal ini DWP Kabupaten Wonosobo. "Pengembangan dan penguatan terhadap organisasi," tutupnya menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut.

Artikel Terkait