Fakta Nasional

Kebakaran Vila Mewah di Bali Akibat Usaha Mengusir Laba-laba dengan Api

Sebuah vila senilai Rp 2 miliar di Bali terbakar setelah seorang warga negara Nepal berusaha mengusir laba-laba dengan api. Kebakaran ini membuat panik warga sekitar akibat cepatnya penyebaran api.

W
Wira Yudha
06 October 2026
32 pembaca
Foto: Vila senilai Rp 2 miliar di Jalan Aseman Bagus, Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, ludes terbakar, Senin (5/10/2026). (Dok. Polres Badung)
Foto: Vila senilai Rp 2 miliar di Jalan Aseman Bagus, Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, ludes terbakar, Senin (5/10/2026). (Dok. Polres Badung)

Sebuah vila yang terletak di Jalan Aseman Bagus, Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, mengalami kebakaran hebat. Kebakaran ini dipicu oleh tindakan Gaorap Rana, seorang warga negara Nepal, yang berusaha mengusir laba-laba dengan cara membakar kertas.

Kobaran api terlihat membesar dan asap hitam pekat mengepul dari atap vila. Dalam situasi ini, cuaca yang panas dan angin kencang membuat warga di sekitar merasa cemas, khawatir api akan menjalar ke pemukiman mereka.

Penyebab Kebakaran

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, menjelaskan bahwa "Api cepat membesar karena atapnya berbahan alang-alang kering, ditiup angin kencang." Gaorap Rana, yang berusia 45 tahun, merasa terganggu oleh keberadaan laba-laba di kamar mandinya. Ia kemudian memutuskan untuk membakar kertas dengan harapan laba-laba tersebut akan pergi.

Setelah membakar kertas, Gaorap keluar dari kamar mandi menuju ruang kerjanya. Namun, kertas yang dibakar tersebut terbawa angin dan mengenai atap alang-alang, yang langsung menyulut api.

Kebakaran Meluas

Atap yang terbuat dari alang-alang yang mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat melahap seluruh bagian vila tempatnya menginap. Gaorap terlihat panik dan kebingungan saat menyaksikan vila tersebut terbakar habis.

Kebakaran ini menjadi peringatan akan bahaya yang bisa ditimbulkan dari tindakan sembrono dalam mengatasi masalah kecil. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak menggunakan api untuk mengusir hewan atau serangga di dalam rumah.

Artikel Terkait