Tuesday, 05 May 2026
Fakta Pendidikan

Keluhan Waktu 75 Menit dalam Ujian Matematika TKA, Tanggapan Resmi Kemendikdasmen

Kemendikdasmen memberikan penjelasan terkait keluhan soal waktu ujian matematika TKA yang dianggap kurang, menanggapi masukan dari peserta ujian.

U
Ulam Kirana
08 April 2026 14 pembaca
Keluhan Waktu 75 Menit dalam Ujian Matematika TKA, Tanggapan Resmi Kemendikdasmen
detik.com Sumber: detik.com

Pada ujian Tulis Kompetensi Dasar (TKA) yang diselenggarakan oleh Kemendiknas dan Kemendikbud pada tahun ini, sejumlah peserta mengungkapkan keluhan terkait waktu yang dianggap tidak cukup, yaitu 75 menit untuk menyelesaikan soal matematika. Permasalahan ini mengemuka setelah beberapa siswa merasa kesulitan dalam menyelesaikan soal yang ada dalam waktu yang ditentukan.

Keluhan ini muncul dari banyak siswa yang berpartisipasi dalam ujian, di mana mereka menyatakan bahwa konstruk soal yang diberikan membutuhkan pemikiran yang lebih mendalam serta waktu lebih lama untuk menyelesaikannya. Satu di antara peserta ujian, yang identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan, “Soal-soal yang disajikan tidak hanya sulit, tetapi juga membutuhkan ketelitian. Dengan waktu 75 menit, saya merasa tidak cukup untuk menyelesaikannya.”

Menyikapi keluhan tersebut, pihak Kemendikdasmen memberikan penjelasan resmi. Dalam pernyataan yang dikeluarkan, mereka menjelaskan bahwa penentuan waktu ujian TKA telah melalui serangkaian pertimbangan dan evaluasi. Menurut mereka, waktu 75 menit sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk menilai kemampuan siswa dalam bidang matematika.

Lebih lanjut, Kemendikdasmen juga menyatakan bahwa mereka akan melakukan evaluasi atas masukan yang diberikan oleh peserta ujian. “Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas ujian dan mendengarkan aspirasi peserta. Jika memang diperlukan, kami akan mempertimbangkan penyesuaian di masa mendatang,” kata Juru Bicara Kemendikdasmen dalam konferensi pers. Hal ini menunjukkan bahwa pihak kementerian terbuka terhadap masukan yang diberikan oleh siswa dan berusaha untuk memperbaiki sistem ujian ke depannya.

Di samping itu, para ahli pendidikan juga memberikan pandangan mengenai isu ini. Mereka mengingatkan pentingnya keseimbangan antara tingkat kesulitan soal dan alokasi waktu yang diberikan. Menurut seorang pakar pendidikan, “Tantangan dalam ujian tidak hanya terletak pada soal yang sulit, tetapi juga pada bagaimana kelayakan waktu dapat mempengaruhi kinerja siswa.”

Dengan adanya pernyataan tersebut, diharapkan peserta ujian dapat lebih memahami kebijakan waktu yang diterapkan dan pihak Kemendikdasmen pun berupaya untuk mengakomodasi kepentingan siswa. Kemendikdasmen berjanji untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses ujian TKA ke depan, demi tercapainya sistem yang lebih baik.

Secara keseluruhan, situasi ini menyoroti pentingnya dialog antara pihak penyelenggara ujian dan siswa untuk menciptakan pengalaman ujian yang lebih konstruktif. Perkembangan selanjutnya dari evaluasi ini diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih baik dalam pelaksanaan ujian di masa mendatang.

Tidak ada tag untuk artikel ini

// Artikel Terkait