Jakarta - Gedung Putih menginformasikan bahwa Iran telah sepakat untuk menjalani kesepakatan berbasis kinerja dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini mengharuskan Iran memberikan konsesi tertentu sebelum mendapatkan keringanan sanksi yang ada.
Detail Kesepakatan
Sebuah sumber dari Gedung Putih menyatakan bahwa sebagai bagian dari kesepakatan, material nuklir yang dimiliki Iran akan dihancurkan dan dipindahkan, serta program nuklir mereka akan dibongkar. "Tidak ada uang mereka yang akan dilepaskan sampai mereka memenuhi kewajibannya," ungkap pejabat tersebut. Selain itu, Selat Hormuz akan tetap terbuka, dan Iran diharapkan untuk menghentikan pendanaan terhadap kelompok-kelompok yang dianggap teroris.
Pernyataan Pejabat AS
Pejabat tersebut menambahkan, "Inilah yang telah mereka setujui. Ini adalah kesepakatan berbasis kinerja." Dalam pernyataan di media sosial, Wakil Presiden JD Vance menekankan bahwa Presiden Donald Trump "akan memberi kita hasil yang baik, dengan satu atau lain cara," terkait dengan Iran. Vance juga menegaskan bahwa Iran "tidak menerima uang tunai apa pun, dan tidak ada dana yang dilepaskan hanya untuk menandatangani kesepakatan atau menghadiri pertemuan."
Dia menjelaskan, "Kesepakatan ini disusun untuk memastikan bahwa kekhawatiran AS dan sekutunya diprioritaskan, dan jika Republik Islam Iran memenuhi kewajibannya, maka manfaat ekonomi akan mengalir kepada mereka dan seluruh kawasan." Vance menambahkan, "Kesepakatan ini berpotensi untuk mengubah kawasan dan mengarah pada perdamaian abadi."