Fakta Nasional

Insiden Listrik Padam dan Suara Ledakan di Stasiun Cawang LRT Jabodebek

LRT Jabodebek mengalami gangguan listrik padam dan suara ledakan saat kereta memasuki Stasiun Cawang, yang menyebabkan kepanikan di kalangan penumpang. Pihak LRT Jabodebek telah memberikan klarifikasi...

D
Dila Rakasiwi
29 July 2026
5 pembaca
Ilustrasi LRT Jabodebek (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)
Ilustrasi LRT Jabodebek (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)

Jakarta - Insiden listrik padam disertai suara ledakan terjadi pada LRT Jabodebek saat rangkaian kereta rute Dukuh Atas-Harjamukti memasuki Stasiun Cawang. Kejadian ini mencuri perhatian publik di media sosial, khususnya di platform Threads.

Salah satu pengguna dengan akun @by.khsnl melaporkan bahwa lampu di dalam gerbong yang ia tumpangi tiba-tiba redup saat kereta mendekati stasiun. "Kondisi (rangkaian) masih jalan memasuki Stasiun Cawang, lampu mulai redup. Pas berhenti di Stasiun Cawang baru ada bunyi ledakan," ungkap pemilik akun tersebut yang memilih untuk tidak disebutkan namanya.

Suara Ledakan dan Reaksi Penumpang

Pengguna tersebut menambahkan bahwa suara ledakan terdengar sekali dan berasal dari bagian depan rangkaian kereta. "Sumbernya (ledakan) sih dari arah depan (arah datang kereta), entah gerbong depan atau bagaimana saya kurang tahu," jelasnya.

Setelah suara ledakan terdengar, para penumpang langsung berhamburan keluar dari gerbong. Akhirnya, pemilik akun tersebut memutuskan untuk menggunakan moda transportasi lain.

Pernyataan Resmi LRT Jabodebek

Pihak LRT Jabodebek mengonfirmasi adanya gangguan perjalanan yang terjadi pada pukul 19.11 WIB. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna. "KAI menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan LRT Jabodebek. Saat ini, sarana tersebut telah dievakuasi menuju Stasiun Harjamukti untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan oleh tim teknis," kata Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.

LRT Jabodebek memastikan bahwa semua penumpang di dalam kereta telah dievakuasi dengan selamat sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP). Mengenai laporan suara ledakan, tim teknis saat ini sedang melakukan pemeriksaan mendalam untuk menemukan sumber suara tersebut.

Radhitya juga menyampaikan bahwa operasional perjalanan LRT Jabodebek telah kembali normal pada pukul 21.15 WIB. "Sekali lagi kami memohon maaf atas gangguan yang ditimbulkan, dan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap setiap gangguan operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sarana dan keselamatan perjalanan LRT Jabodebek," tutup Radhitya.

Artikel Terkait