Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) untuk periode 2024-2029, Jacklevyn Frits Manuputty, atau yang lebih dikenal dengan Jacky Manuputty, memberikan penjelasan mengenai ketidakhadirannya pada pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang berlangsung di Istana. Jacky menyatakan bahwa pada saat pelantikan, ia sedang mengikuti kegiatan di Chiang Mai, Thailand, sehingga tidak dapat kembali ke Jakarta dalam waktu yang singkat.
“Saya sementara mengikuti kegiatan di Chiang Mai, Thailand, jadi tak bisa menghadiri pelantikan. Tak cukup waktu untuk kembali,” ungkap Jacky kepada wartawan pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Komitmen untuk Menjalankan Tugas
Meskipun tidak hadir, Jacky memastikan akan melanjutkan tugasnya sebagai anggota Wantimpres. Pendeta dari Gereja Protestan Maluku (GPM) ini menyatakan bahwa ia akan mengatur waktu untuk membahas mandat yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Kami akan segera berjumpa untuk mengatur hal-hal terkait penugasan kami berdasarkan mandat yang kami terima,” katanya.
Apresiasi atas Penunjukan
Jacky juga menyampaikan rasa terhormatnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden. Ia meminta dukungan dari semua pihak untuk menjalankan tugas tersebut dengan baik. “Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan untuk turut berkontribusi semoga amanah ya. Mohon dukungan teman-teman dalam penugasan ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menunjuk 26 tokoh sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Namun, dua di antara mereka, termasuk Jacky Manuputty dan Ignasius Jonan, tidak dapat hadir pada pelantikan yang diadakan di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dari 26 tokoh yang ditunjuk, sebanyak 24 di antaranya hadir dalam acara tersebut.
Ketua Wantimpres, Pratikno, menanggapi ketidakhadiran Jonan dan Jacky dengan menyatakan bahwa tidak ada masalah terkait hal itu. Ia menegaskan bahwa keanggotaan keduanya telah diatur oleh sekretaris. “Itu diatur oleh anu, sekretaris,” kata Pratikno setelah pelantikan. Ia juga menambahkan bahwa keanggotaan mereka telah ditetapkan dalam Keputusan Presiden bersamaan dengan 24 anggota lainnya. “Itu kan sudah di Keppres,” ujarnya.