Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengonfirmasi bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap untuk melakukan penyaluran gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik dengan berbagai instansi terkait agar proses penyaluran gaji dapat berjalan dengan lancar. Ferry juga menyebutkan bahwa skema pembayaran gaji ASN melalui KDKMP telah resmi diajukan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Mulai sekarang kok, mulai, sudah apa namanya, diajukan ke Kementerian Keuangan, sudah akan siap dibayarkan,” ungkap Ferry setelah mengadakan rapat Koordinasi Terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Penjelasan Terkait Pelibatan Koperasi
Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, memberikan penjelasan mengenai rencana keterlibatan koperasi dalam menyalurkan gaji dan pembayaran dana pensiun ASN. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait perluasan jalur pembayaran gaji dan pensiunan ASN. Berita yang beredar lebih mengarah pada upaya untuk memperkuat dan memperluas layanan koperasi agar lebih optimal.
“Contohnya saat ini Kementerian Koperasi sedang mengusahakan agar koperasi dapat menjadi mitra pembayaran gaji pensiunan (ASN/PNS) seperti halnya yang dilakukan oleh PT Pos dan Bank,” jelas Ahmad Zabadi dalam keterangan resminya di Jakarta, pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Peran Koperasi dalam Ekonomi
Zabadi menegaskan bahwa keberadaan koperasi tidak akan menggeser fungsi perbankan, termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD). Sebaliknya, koperasi diharapkan dapat memberikan lebih banyak alternatif layanan keuangan yang aman dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang sehat, di mana semua pihak bisa tumbuh bersama dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan transformasi koperasi agar tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekonomi bagi anggotanya, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Transformasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kemasyarakatan di daerah.
“Setiap kali kita ingin memajukan layanan koperasi, tujuannya harus jelas memperkuat ekonomi warga dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” tutup Zabadi. Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap perhatian publik yang besar terhadap berbagai program transformasi yang sedang dijalankan oleh Kementerian Koperasi. Dukungan masyarakat dianggap sebagai pendorong penting bagi keberlanjutan program-program tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas atensi besar masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terhadap Kementerian Koperasi. Perhatian ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus membenahi dan memperkuat ekosistem koperasi nasional,” kata Zabadi.