Fakta Nasional

Kronologi Meninggalnya Peserta Latihan Dasar Militer Komcad di Jakarta

Vanreko Varkas Bagaskara, seorang aparatur sipil negara dari Kementerian Ekonomi Kreatif, meninggal dunia setelah mengalami heatstroke saat mengikuti Latihan Dasar Militer Komcad di Lanud Halim Perdan...

P
Panca Akbar Saputra
27 September 2026
34 pembaca
Rumah Sakit AU (RSAU) Dr Esnawan Antariksa (Instagram @rsauesnawan)
Rumah Sakit AU (RSAU) Dr Esnawan Antariksa (Instagram @rsauesnawan)

Jakarta - RSAU dr Esnawan Antariksa memberikan penjelasan mengenai kejadian yang menimpa Vanreko Varkas Bagaskara, seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Kementerian Ekonomi Kreatif, yang pingsan dan dinyatakan meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. RSAU memastikan bahwa almarhum telah mendapatkan pertolongan medis yang optimal.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 09.30 WIB, ketika almarhum menyelesaikan sesi pertama penutupan Latsarmil. Ketika akan memulai sesi latihan kedua, almarhum mengeluhkan pandangan yang gelap dan pusing, sebelum akhirnya kehilangan kesadaran. "Tim Kesehatan Pusdikkes yang bersiaga di lokasi latihan di bawah pimpinan dr. Iriane Dewi segera melakukan tindakan pertolongan pertama di tempat," ungkap Kepala RSAU dr Esnawan Antariksa Kolonel Kes dr Iman Fathurrohman dalam keterangan tertulisnya.

Penanganan Medis Awal

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa almarhum mengalami hipotensi dan peningkatan suhu tubuh, yang mengindikasikan terjadinya heatstroke akibat respons fisik terhadap cuaca yang ekstrem dan kelelahan. Petugas lapangan segera memberikan penanganan darurat, termasuk pendinginan, kompres dingin, resusitasi cairan infus, serta terapi oksigenasi sebelum merujuk almarhum ke IGD RSAU dr Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma.

Sesampainya di IGD, tim dokter spesialis langsung melakukan penanganan menyeluruh, termasuk observasi hemodinamik yang ketat, evaluasi fungsi organ, serta stabilisasi bantuan pernapasan. Observasi hingga malam tersebut menunjukkan perkembangan yang positif. "Pasien sempat sadar kembali, menunjukkan respons refleks spontan, serta memiliki tanda-tanda vital yang stabil," jelasnya.

Kondisi Kesehatan yang Memburuk

Namun, pada Sabtu, 26 September, sekitar pukul 04.30 WIB, kondisi kesehatan almarhum menurun dengan munculnya kejang berulang yang menyebabkan penurunan kesadaran kembali. Hal ini merupakan komplikasi sistemik dari heatstroke yang memengaruhi fungsi organ vital. "Tim medis RSAU dr. Esnawan segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama RSPAD Gatot Soebroto untuk melakukan rujukan penanganan tingkat lanjutan (neuro-intensive care)," tambahnya.

Almarhum kemudian dirujuk menggunakan ambulans standar ICU yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap dan pendampingan penuh dari tim medis serta personel POM AU ke RSPAD Gatot Subroto. Almarhum tiba di IGD RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 11.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan CT Scan kepala dan tindakan intensif di ruang ICU di bawah pengawasan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) dr Tanov, Sp.S, serta didampingi oleh pejabat dari Pusdikkes dan Kemhan RI.

Meskipun seluruh tim medis dari Pusdikkes, RSAU dr Esnawan Antariksa, dan RSPAD Gatot Soebroto telah berusaha semaksimal mungkin dalam penanganan medis dan perawatan intensif, Tuhan Yang Maha Esa berkehendak lain. Vanreko Varkas Bagaskara, S.Pd., dinyatakan meninggal dunia.

Artikel Terkait