Jakarta - Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial RS (44) yang terlibat dalam insiden penendangan terhadap seorang wanita di Mal Senayan City, Jakarta Pusat. Penangkapan terjadi di pinggir jalan di daerah Penjaringan, Jakarta Utara, di mana pelaku menunjukkan sikap menolak saat akan diamankan.
Dari rekaman video yang diterima, terlihat penyelidik mendekati pelaku. Saat diperlihatkan rekaman video yang menunjukkan aksinya menendang korban, pelaku sempat ngeyel. Kasubdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengungkapkan bahwa RS telah dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih menggali informasi terkait rangkaian kejadian dan motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.
Video Penendangan Viral di Media Sosial
Video yang merekam aksi penganiayaan ini menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak kejadian berlangsung di sebuah gerai makanan. Awalnya, seorang wanita berpakaian putih terlihat sedang antre di depan gerai, sementara pria berkaus hitam duduk di belakangnya. Tiba-tiba, pria tersebut menendang punggung wanita itu dari belakang, sehingga korban terjatuh dan terpental.
Kondisi Korban dan Respons Pihak Berwenang
Polisi juga memberikan informasi mengenai kondisi terkini wanita yang menjadi korban penendangan tersebut. Korban mengalami syok dan trauma akibat insiden itu. "Ini memang harus kita pahami bahwa kita menyampaikan empati juga terkait tentang insiden ini mengakibatkan syok, trauma bagi korban saat ini," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Korban masih dalam proses pemulihan setelah kejadian tersebut. Pihak kepolisian terus memantau kondisi korban dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah ada luka atau cedera akibat penendangan yang dialaminya.
Senayan City, sebagai pihak yang terlibat, juga mengeluarkan pernyataan terkait insiden tersebut. Mereka menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung. "Senayan City senantiasa mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai peraturan yang berlaku," ungkap mereka melalui akun Instagram resmi.