Jakarta - Nusron Wahid, yang menjabat sebagai Menteri ATR/BPN, telah resmi mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Golkar. Pengunduran diri ini telah diajukan beberapa bulan yang lalu dan telah dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia.
Doli menyatakan, "Saudara Nusron memang sudah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu," saat memberikan keterangan kepada wartawan pada hari Sabtu, 19 September 2026.
Alasan Pengunduran Diri Masih Belum Diketahui
Hingga saat ini, alasan di balik keputusan Nusron untuk mundur dari kepengurusan Partai Golkar belum terungkap. Doli juga tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini.
Posisi Nusron di Partai Golkar
Nusron Wahid merupakan salah satu pengurus di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar untuk periode 2024-2029, ia menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.
Selain itu, Nusron juga terlibat dalam isu-isu terkini, termasuk namanya yang disebut dalam kasus suap terkait HGB Summarecon, di mana ia menyatakan, "Kami hormati KPK."