Fakta Nasional

Pemakaman Militer Mantan Panglima TNI Widodo AS di TMP Kalibata

Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto, mantan Panglima TNI, telah meninggal dunia dan dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

P
Padma Dewi
25 October 2026
14 pembaca
Prosesi militer iringi pemakaman mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto (AS), Minggu (25/10/2026). (Foto: Adrial/detikcom).
Prosesi militer iringi pemakaman mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto (AS), Minggu (25/10/2026). (Foto: Adrial/detikcom).

Jakarta - Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto, yang pernah menjabat sebagai Panglima TNI, telah berpulang. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan di lokasi pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, pemakaman berlangsung pada pukul 13.30 WIB, dengan bendera Merah Putih yang dibentangkan di atas peti jenazahnya.

Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi pemakaman militer tersebut. Ia mengungkapkan harapannya agar segala pengabdian yang telah dilakukan oleh Adi Sutjipto dapat menjadi teladan bagi semua. "Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua, dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka," ujarnya.

Keberadaan Para Pejabat dalam Pemakaman

Dalam acara pemakaman ini, karangan bunga diletakkan di atas makam oleh Agus Subiyanto bersama perwakilan keluarga. Setelah itu, dilakukan pembacaan doa dan penghormatan terakhir kepada almarhum. Di antara yang hadir dalam pemakaman tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Dudung Abdurachman, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Jejak Karir Widodo AS

Widodo AS dikenal sebagai Panglima TNI pada periode 1999 hingga 2002. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menko Polhukam dari tahun 2004 hingga 2009. Kehadirannya dalam dunia militer dan politik meninggalkan jejak yang mendalam bagi bangsa ini.

Artikel Terkait