Fakta Nasional

Penghulu di Probolinggo Diserang dengan Celurit Akibat Pesan kepada Istri Tetangga

Seorang penghulu berusia 33 tahun di Desa Purut, Kabupaten Probolinggo, mengalami serangan bacok oleh tetangganya yang juga berusia 33 tahun, diduga terkait pesan yang dikirimkan kepada istri pelaku.

P
Padma Dewi
25 October 2026
13 pembaca
Foto: Pembacokan di Probolinggo (Dok. Istimewa)
Foto: Pembacokan di Probolinggo (Dok. Istimewa)

Di Kabupaten Probolinggo, seorang penghulu bernama Ridho'i berusia 33 tahun menjadi korban pembacokan oleh tetangganya, Bahrul Ulul, pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden ini terjadi setelah korban diduga mengirimkan pesan yang dianggap mesra kepada istri pelaku.

Penyerangan dan Penyerahan Diri Pelaku

Setelah melakukan penyerangan, Bahrul Ulul langsung menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Ipda Widy Purwa Apriantoro, Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Probolinggo, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan mendalam mengenai motif di balik tindakan tersebut. "Petugas saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan terkait kejadian tersebut," ungkap Widy.

Akibat Serangan

Menurut informasi dari Irma Wijayanti, saudara korban yang juga menjadi saksi mata, penyerangan itu dipicu oleh pesan yang dikirimkan Ridho'i kepada istri Bahrul. "Isunya pelaku marah ke korban karena kirim pesan ke istri pelaku, namun saya tidak percaya karena korban orangnya pendiam," jelas Irma. Akibat serangan tersebut, Ridho'i mengalami empat luka bacokan, termasuk di bagian telinga, punggung, leher, dan jari tangan yang putus.

Artikel Terkait