Fakta Nasional

Perayaan Ulang Tahun ke-75 Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto merayakan ulang tahunnya yang ke-75 pada 17 Oktober 2026. Momen ini menjadi yang kedua sejak ia menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

F
Fidzu Ardaf
17 October 2026
16 pembaca
Presiden Prabowo Subianto memimpin pengambilan sumpah jabatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Presiden Prabowo Subianto memimpin pengambilan sumpah jabatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Jakarta, IDN Times - Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto merayakan ulang tahun yang ke-75. Prabowo lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951 dan merupakan anak ketiga dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Ia memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, serta seorang adik laki-laki, Hashim Djojohadikusumo.

Dalam kehidupan pribadinya, Prabowo pernah menjalin pernikahan dengan Siti Hediati Hariyadi, yang merupakan putri dari Presiden Soeharto. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak bernama Ragowo Didiet Hediprasetyo. Perayaan ulang tahun kali ini menjadi yang kedua bagi Prabowo sejak dilantik sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024.

Pendidikan dan Karier Militer

Sebelum terjun ke dunia politik, Prabowo menyelesaikan pendidikan dasar di Hong Kong dan melanjutkan ke Victoria Institution di Malaysia. Ia kemudian bersekolah di International School di Swiss dan menyelesaikan pendidikan di American School di London, Inggris pada tahun 1969. Pada tahun berikutnya, Prabowo mendaftar di Akademi Militer (AKABRI) di Magelang, di mana ia menjalani pendidikan militer dari tahun 1970 hingga 1974.

Karier militer Prabowo dimulai saat ia menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad dari tahun 1987 hingga 1991. Setelah itu, ia diangkat menjadi Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad pada periode 1991 hingga 1993. Selama bertahun-tahun, Prabowo memimpin berbagai unit khusus di lingkungan militer, termasuk menjabat sebagai Komandan Kelompok-3 di pusat pelatihan pasukan khusus dari tahun 1993 hingga 1995.

Langkah Awal di Dunia Politik

Prabowo semakin dikenal saat menjabat sebagai Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada tahun 1994 dan kemudian sebagai Komandan Kopassus dari tahun 1995 hingga 1996. Berkat pengalaman yang luas, ia diangkat sebagai Komandan Umum Komando Pasukan Khusus pada tahun 1996 hingga 1998. Puncak karier militernya terjadi saat menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) pada tahun 1998, serta menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada tahun yang sama.

Prabowo memulai karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Golkar pada konvensi Capres Golkar tahun 2004. Meskipun berhasil menjadi kandidat, ia kalah dalam perolehan suara dari Wiranto. Prabowo terus berjuang dalam pemilihan umum berikutnya untuk meraih posisi pemimpin Indonesia, dengan total empat kali mengikuti pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden.

Artikel Terkait