Monday, 04 May 2026
Fakta Nasional

Pertumbuhan Pasar Smartphone Global di Kuartal I-2026

Lembaga riset Omdia melaporkan bahwa pengiriman smartphone secara global mengalami peningkatan tipis sebesar 1 persen di kuartal I-2026, dengan Samsung sebagai merek terlaris.

A
Admin Nalarfakta
03 May 2026 6 pembaca
Pertumbuhan Pasar Smartphone Global di Kuartal I-2026

KOMPAS.com – Lembaga riset Omdia telah merilis data mengenai kinerja pasar smartphone global untuk kuartal I-2026. Pada periode Januari-Maret 2026, total pengiriman ponsel secara global tercatat meningkat sekitar 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pengiriman ponsel di kuartal ini mencapai sekitar 298,5 juta unit, naik dari 296,9 juta unit pada kuartal I-2025.

Samsung menjadi merek terlaris dengan kontribusi pengiriman terbanyak, mencapai 65,4 juta unit dan meraih pangsa pasar sebesar 22 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan 8 persen dibandingkan tahun lalu. Kinerja positif Samsung ini didorong oleh penjualan ponsel entry-level seri Galaxy A di pasar berkembang dan permintaan yang kuat untuk lini flagship Galaxy S26.

Di posisi kedua, Apple mencatat pengiriman sekitar 60,4 juta unit, dengan pangsa pasar mencapai 20 persen, mengalami peningkatan 10 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Xiaomi berada di posisi ketiga dengan pengiriman 33,8 juta unit, mengalami penurunan 19 persen dan kini memiliki pangsa pasar 11 persen. Penurunan ini disebabkan oleh ketergantungan tinggi Xiaomi pada segmen ponsel murah yang terpengaruh oleh kenaikan harga komponen.

Vendor lain seperti Oppo dan Vivo juga mengalami penurunan, masing-masing sebesar 6 persen dan 7 persen. Omdia mencatat bahwa permintaan konsumen untuk smartphone masih lesu akibat tekanan ekonomi global, yang menyebabkan daya beli masyarakat melemah, terutama untuk barang-barang non-prioritas seperti smartphone.

Meski pertumbuhan pasar ponsel global ini melampaui ekspektasi awal industri, Omdia memperkirakan pasar akan memasuki fase koreksi mulai kuartal II-2026. Stok berlebih di distributor diprediksi akan menekan pengiriman berikutnya, sementara permintaan konsumen belum menunjukkan pemulihan yang signifikan. Analis Omdia menyatakan bahwa pasar smartphone kini memasuki periode disrupsi struktural, dengan tekanan dari sisi pasokan yang akan terus memengaruhi dinamika industri dalam dua tahun ke depan.

// Artikel Terkait