Fakta Nasional

Peserta Tur dari Madiun Diduga Melarikan Diri di Korea Selatan, Berikut Kronologinya

Seorang peserta tur asal Madiun, Femas (22), dilaporkan menghilang saat mengikuti open trip di Korea Selatan setelah meminta izin untuk mencari sepatu di Myeongdong, Seoul.

D
Dila Rakasiwi
17 July 2026
53 pembaca
Femas peserta tur ke Korea Selatan asal Madiun yang diduga kabur dari rombongan (Foto: tangkapan layar)
Femas peserta tur ke Korea Selatan asal Madiun yang diduga kabur dari rombongan (Foto: tangkapan layar)

Madiun - Femas, seorang peserta tur berusia 22 tahun dari Madiun, diduga melarikan diri saat mengikuti open trip ke Korea Selatan. Ia dilaporkan menghilang setelah meminta izin untuk mencari sepatu di kawasan Myeongdong, Seoul.

Menurut informasi yang diperoleh dari detikJatim pada Jumat (17/7/2026), Marketing Manager Berani Backpacker, Wiky, menjelaskan bahwa rombongan tersebut berangkat dari Jakarta pada 27 Juni 2026. Pada malam pertama tur, tepatnya 28 Juni 2026, semua peserta diberikan waktu bebas setelah agenda tur selesai.

Kejadian di Myeongdong

Beberapa peserta, sekitar lima hingga tujuh orang, bersama tour leader (TL) berjalan-jalan di Myeongdong. Di lokasi tersebut, Femas berpamitan dengan alasan ingin mencari sepatu. Wiky menyebutkan bahwa Femas sebenarnya satu kamar dengan tour leader. Setelah TL kembali ke hotel, ia mengirim pesan singkat agar Femas segera masuk ke kamar karena pintu sengaja diganjal untuk memudahkan akses masuk.

Pencarian yang Tidak Berhasil

Namun, hingga pagi hari, Femas tidak kembali. Pesan WhatsApp yang dikirimkan sempat menunjukkan centang satu dan kadang centang dua, tetapi tidak ada balasan dari Femas. Awalnya, pihak agensi travel mengira Femas tersesat atau mengalami kendala di jalan. Tour leader dan tim di lokasi sempat menyisir area terakhir tempat Femas berpamitan dan berusaha menghubunginya berkali-kali.

Setelah hari keempat, tim lokal mulai membuat laporan ke Kepolisian Korea, namun laporan tersebut ditolak karena tidak ada unsur tindak pidana. Femas dianggap telah memisahkan diri secara sadar, bukan sebagai orang hilang, menurut penjelasan Wiky.

Simak berita selengkapnya di sini. (isa/idn) pria madiun open trip myeongdong korea selatan

Artikel Terkait