Fakta Pendidikan

Pembelajaran Jarak Jauh Diterapkan di Makassar Akibat Krisis BBM

Pemerintah Kota Makassar menetapkan pembelajaran jarak jauh untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP pada 12-19 September 2026 sebagai respons terhadap kelangkaan bahan bakar minyak. Keputusan ini diambil untu...

A
Amara Rukmana
12 September 2026
4 pembaca
Ilustrasi PJJ. TK, SD, dan SMP di Kota Makassar PJJ imbas BBM langka. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto
Ilustrasi PJJ. TK, SD, dan SMP di Kota Makassar PJJ imbas BBM langka. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto

Pemerintah Kota Makassar mengumumkan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) akan diterapkan untuk tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP mulai tanggal 12 hingga 19 September 2026. Keputusan ini diambil sebagai langkah responsif terhadap situasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sedang terjadi di kota tersebut.

Melalui akun Instagram resminya, Pemkot Makassar menyatakan, "Pembelajaran tetap berjalan dari rumah secara daring/online, sebagai langkah sementara merespons kondisi keterbatasan BBM yang berdampak pada mobilitas murid, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali murid."

Ketentuan Pembelajaran Jarak Jauh

Ketentuan mengenai PJJ ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 yang mengatur pelaksanaan pembelajaran daring bagi siswa jenjang TK, SD, dan SMP di Makassar. Beberapa poin penting dalam aturan tersebut antara lain:

  1. PJJ berlaku untuk semua satuan pendidikan di jenjang TK, SD, dan SMP di seluruh Kota Makassar selama periode yang telah ditentukan.
  2. Para guru diharapkan dapat menggunakan berbagai platform atau media pembelajaran yang mudah diakses oleh siswa.
  3. Guru diwajibkan berkomunikasi dengan orang tua atau wali murid jika ada siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran.
  4. Kepala sekolah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pembelajaran berlangsung sesuai dengan tujuan dan kalender pendidikan yang telah ditetapkan.
  5. Proses pembelajaran harus tetap efektif, terarah, dan tidak membebani siswa maupun orang tua.
  6. Evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran daring akan dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi ketersediaan BBM dan situasi di Makassar.
  7. Jika situasi kembali normal dan memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan Kota Makassar akan memberikan pemberitahuan lebih lanjut.

Kondisi Kelangkaan BBM di Makassar

Menurut laporan, saat ini banyak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Makassar mengalami antrean panjang. Banyak pengendara yang rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Beberapa dari mereka bahkan terpaksa menginap di jalanan demi menunggu giliran pengisian.

Antrean yang panjang ini menyebabkan berbagai permasalahan baru, termasuk kemacetan yang parah di beberapa ruas jalan, terutama pada jam-jam sibuk. Selain itu, harga BBM di tingkat pengecer juga mengalami lonjakan, dengan harga Pertamax mencapai Rp 20 ribu per liter. Beberapa pengecer bahkan menjual BBM dengan kemasan botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter dengan harga berkisar antara Rp 20-25 ribu per botol untuk jenis Pertalite.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait