Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengadakan bimbingan teknis nasional (Bimteknas) untuk meningkatkan kemampuan kader dalam komunikasi politik di era digital. Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menekankan bahwa pernyataan yang disampaikan di media sosial dapat dengan mudah menjadi viral dan berdampak luas.
Pentingnya Etika dalam Komunikasi Publik
Kholid menjelaskan bahwa komunikasi politik di era digital menjadi salah satu fokus utama dalam pelatihan tersebut. Dalam acara yang dihadiri oleh 1.600 pejabat publik dari PKS, Kholid menyatakan, "Salah satu memang sesinya kita kemarin ada meningkatkan kapasitas kompetensi komunikasi politik, tapi ada tambahannya: di era digital. Betul sekali."
Dia menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengingatkan para kader dan pejabat publik PKS agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di media sosial. Kholid mengingatkan bahwa pernyataan yang tidak tepat dapat menjadi viral dan menimbulkan masalah yang lebih besar, baik bagi individu tersebut maupun pihak lain.
Kompetensi dalam Ekosistem Digital
Menurut Kholid, komunikasi politik saat ini tidak hanya sekadar menyampaikan pesan kepada masyarakat, tetapi juga harus memahami ekosistem digital yang ada. "Komunikasi politik sekarang tidak lagi hanya sekadar komunikasi politik, ya, tapi ada yang disebut dengan ekosistem digital," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa kompetensi dalam komunikasi politik semakin penting di tengah cepatnya penyebaran informasi di dunia digital. Unggahan yang kurang tepat dapat dengan cepat menjadi viral dan menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan. "Bisa jadi postingan atau statement kita di media sosial, ya, yang kalau kita menyampaikannya kurang tepat, maka itu bisa jadi viral, dampaknya bukan hanya dia yang bermasalah, bisa menjadi permasalahan lebih luas lagi," tutur Kholid.
Lebih lanjut, Kholid menyatakan bahwa pernyataan dari pejabat publik dapat berpengaruh pada orang lain, meskipun tidak ada niat untuk merugikan. "Bisa jadi statement-nya tidak apa ya, sengaja untuk katakanlah membuat pihak lain itu apa namanya dirugikan, gitu ya. Tapi karena dia pejabat publik, itu bisa berdampak," katanya.
Kholid menekankan bahwa PKS berkomitmen untuk memperkuat dua aspek penting: etika komunikasi publik di era digital dan kompetensi komunikasi politik bagi kader. Dia berharap para pejabat publik PKS dapat menyampaikan pesan dengan mempertimbangkan karakteristik platform digital yang digunakan. "Karena itu, kita ingin agar menguatkan satu etika komunikasi publik di era digital, yang kedua kompetensi," ujarnya.
Dia juga menekankan bahwa setiap pesan yang disampaikan di ruang digital memiliki potensi untuk membawa dampak besar, terutama jika pesan tersebut menjadi viral. "Sehingga kita harus sadar digital. Ada yang bilang mengatakan digital mindset, pola pikir digital, bahwa apa-apa yang kita sampaikan di ruang digital itu, itu dampaknya itu bisa luar biasa, apalagi kalau sudah viral, mungkin ya," kata Kholid.