Fakta Nasional

Prabowo Menyampaikan Pandangannya tentang Koalisi dengan PDIP

Presiden Prabowo Subianto membahas tentang situasi koalisi politik saat ini, termasuk pandangannya terhadap PDI Perjuangan, dalam acara Harlah ke-28 PKB di Jakarta.

P
Panca Akbar Saputra
24 July 2026
33 pembaca
Foto: Presiden Prabowo Subianto (dok. YouTube Setpres)
Foto: Presiden Prabowo Subianto (dok. YouTube Setpres)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pandangannya mengenai dinamika koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk posisi PDI Perjuangan. Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan bahwa sejatinya PDIP memiliki hati yang sama dengan dirinya.

"Jadi saudara-saudara, bersaing itu baik. Bertanding itu baik. Kadang-kadang kita berpisah, nggak masalah. Nanti juga bergabung lagi," ucap Prabowo saat berpidato dalam acara Harlah ke-28 PKB yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta, pada Kamis malam (23/7/2026).

Kesamaan Visi dengan PDIP

Prabowo menegaskan bahwa PDIP sebenarnya memiliki pandangan yang sejalan dengan dirinya. "PDIP juga sebetulnya hatinya sama dengan kita, benar, coba cek, digali hatinya. Sebetulnya sama," tambahnya.

Dia juga mengingatkan tentang konstitusi yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa, termasuk Soekarno, yang memiliki kedekatan dengan PDIP. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa pemerintahannya dan PDIP memiliki keselarasan dalam membangun bangsa. "Ini UUD 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita. Hati mereka sama," jelasnya.

Perbandingan dengan PKB

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo melontarkan candaan bahwa PDIP belum membuat rekomendasi seperti Ijtima Ulama yang telah dilakukan oleh PKB, salah satu partai dalam koalisinya. "Hanya, belum bikin rekomendasi seperti Ijtima Ulama, belum," ujarnya.

Dalam acara Harlah ke-28 PKB tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir. Selain itu, para ketua umum partai politik juga terlihat hadir, termasuk Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas).

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah elite partai, seperti Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Bendum NasDem Ahmad Sahroni, Sekjen PAN Eko Patrio, Bendum Golkar Sari Yuliati, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, dan Waketum PSI Isyana Bagoes Oka.

Baca juga: Pramono Bicara 'Yang Tinggalkan Partai Gak Ada Jadi Besar', Ini Kata PDIP.

Artikel Terkait