Fakta Nasional

Profil Brigjen TNI Jonny: Jenderal yang Juga Seorang Dokter dengan Tiga Gelar Doktor

Brigjen TNI Jonny adalah seorang dokter prajurit yang memiliki perjalanan karier yang luar biasa di bidang militer dan kedokteran. Ia lahir di Garut dan telah meraih tiga gelar doktor dengan berbagai...

F
Fidzu Ardaf
04 October 2026
38 pembaca
Brigjen TNI Dr. Dr. dr. Jonny, Sp. PD-KGH., M.Kes., M.M., D.C.N., DABRM, FISN. (Dok. RSPAD Gatot Subroto)
Brigjen TNI Dr. Dr. dr. Jonny, Sp. PD-KGH., M.Kes., M.M., D.C.N., DABRM, FISN. (Dok. RSPAD Gatot Subroto)

Brigadir Jenderal TNI Jonny, seorang dokter prajurit yang lahir di Garut pada 13 April 1970, telah mengabdikan diri untuk ilmu pengetahuan dan kemanusiaan. Dengan latar belakang yang kaya, ia menjalani karier di tiga bidang sekaligus: militer, kedokteran, dan akademik. Jonny memulai perjalanan militernya sebagai lulusan terbaik dari Sekolah Pertama Perwira Prajurit Karier ABRI Angkatan IV tahun 1996/1997 dan kemudian bertugas di batalyon Kostrad serta terlibat dalam berbagai operasi di Papua.

Setelah menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Padjadjaran pada tahun 1996, Jonny melanjutkan untuk mendalami spesialisasi penyakit dalam dan lulus pada tahun 2007. Ia juga menjadi konsultan Ginjal Hipertensi di Universitas Indonesia pada tahun 2014. Selain itu, Jonny meraih dua gelar Magister, yaitu Magister Kesehatan pada tahun 2007 dan Magister Manajemen pada tahun 2011, serta tiga gelar doktor dengan predikat Cum Laude, termasuk satu gelar dengan predikat Summa Cum Laude dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya.

Karier Militer dan Kedokteran

Setelah dilantik, Jonny memulai tugasnya sebagai dokter batalyon di Kostrad. Dari tahun 1997 hingga 2001, ia bertugas di Yonif 515/9/2 Kostrad di Tanggul, Jember, sebelum melanjutkan pengabdiannya di Yonif 514/9/2 Kostrad di Bondowoso hingga tahun 2003. Pengalaman lapangannya meliputi keterlibatan dalam Operasi Pengamanan Perbatasan Papua pada tahun 2000 dan pengamanan objek vital nasional di Papua pada tahun 2002.

Sejak tahun 2015, Jonny juga mengajar sebagai Dosen Pendidik Klinis di RSPAD Gatot Soebroto, yang merupakan rumah sakit pendidikan utama bagi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Di RSPAD, ia telah menjabat dalam berbagai posisi, termasuk sebagai dokter konsultan Ginjal Hipertensi, Kepala Sub SMF Ginjal Hipertensi, Kepala Departemen Penyakit Dalam, hingga Direktur Pengembangan dan Riset. Sejak 15 Agustus 2025, ia menjabat sebagai Ketua Komite Medik RSPAD Gatot Soebroto.

Kontribusi Akademik dan Penelitian

Di bidang akademik, Brigjen TNI Jonny juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Kedokteran di Universitas Pertahanan dan aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Indonesia sejak tahun 2024. Ia terlibat dalam berbagai penelitian yang berkaitan dengan penyakit ginjal, dialisis, hipertensi, terapi sel, imunoterapi, serta pengembangan pendekatan regeneratif. Jonny memiliki 52 publikasi ilmiah dan 13 penelitian klinis yang telah terdaftar, dengan beberapa karya ilmiahnya diterbitkan di jurnal internasional.

Pada tahun 2022, ia mengikuti Kursus Penanganan Bencana HELP (Health Emergency in Large Population) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Amerika Serikat di Hawaii. Kemudian, pada tahun 2024, Jonny mengikuti Medical Strategic Leadership Program di US Army Medical Center of Excellence, San Antonio, Texas, yang memperluas wawasan kepemimpinannya dalam pelayanan kesehatan militer.

Atas dedikasinya yang luar biasa, Jonny telah menerima berbagai penghargaan, termasuk Satyalancana Kesetiaan XXIV Tahun, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, dan Bintang Yudha Dharma Nararya.

Artikel Terkait