Di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, sebanyak 167 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi es buah. Dari jumlah tersebut, 98 orang di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr Lies Pramudiyanti, menyampaikan, "Data yang terakhir sampai tadi habis magrib, dari Puskemas itu yang kami peroleh itu ada 167 dan dirujuk ada 34. Tapi, dari sekian pasien ada juga yang langsung ke rumah sakit. Jadi ada yang tidak melalui puskesmas, jadi langsung ke rumah sakit sehingga yang total di tiga rumah sakit itu ada 98,"
Gejala yang Diderita Korban
Gejala yang paling umum dialami oleh para korban adalah diare dan muntah. Lies menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil sampel untuk diuji di laboratorium. "(Gejalanya) Terbanyak itu muntah, diare, muntah, diare. Sehingga pertolongan pertama yang banyak diberikan adalah mengatasi dehidrasi karena yang datang ke rumah sakit itu rata-rata ingin nyuwun pertolongan karena dehidrasi atau lemesnya," ujarnya.
Upaya Penanganan Korban
Sementara itu, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan semua korban mendapatkan pelayanan yang memadai di rumah sakit. Saat ini, 98 pasien tersebut dirawat di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, dan RSUD Bukit Menoreh. "Ini baru kita mau untuk penataan bed nambah. Sehingga nanti kalau misalnya masih ada pasien dari desa itu Merah Putih masih bisa menerima pasien. Tetapi, karena ini darurat saya (mohon dimaafkan). Kalau ada pelayanan yang berkurang atau kenyamanannya berkurang karena bed-nya mungkin yang seharusnya dua menjadi tiga dan lain sebagainya, saya mohon dimaafkan," kata Grengseng.