Dalam sebuah sidang, terungkap bahwa Noel menunjukkan kemarahan terkait jumlah uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterimanya, yaitu hanya sebesar Rp50 juta. Kejadian ini menarik perhatian karena menunjukkan ketidakpuasan Noel terhadap jumlah tersebut.
Saksi dalam sidang menjelaskan bahwa kemarahan Noel dipicu oleh harapan yang lebih tinggi terhadap uang THR yang seharusnya diterima. Dalam konteks ini, Noel merasa bahwa jumlah tersebut tidak mencerminkan kontribusinya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan pengelolaan dana THR yang ada.
Pihak berwenang juga memberikan penjelasan mengenai proses penetapan jumlah THR yang diterima oleh Noel. Mereka menyatakan bahwa semua proses telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meskipun Noel merasa tidak puas dengan hasilnya.
Dengan terungkapnya kemarahan Noel, kasus ini diharapkan dapat mendorong evaluasi lebih lanjut mengenai kebijakan THR yang diterapkan. Sidang akan berlanjut untuk mendalami lebih jauh mengenai isu ini dan mencari solusi yang tepat.