Riyadh - Bandara di Riyadh, Arab Saudi, kembali menjadi target serangan oleh kelompok Houthi dari Yaman. Serangan ini dilakukan dengan menggunakan rudal, yang menimbulkan kerusakan pada fasilitas sipil tersebut.
Menurut sebuah sumber diplomatik yang berbicara kepada AFP, "Kelompok Houthi menyerang sasaran sipil. Bandara Riyadh adalah sasaran sipil." Sumber di rumah sakit setempat menyampaikan bahwa lima orang dirawat di unit perawatan intensif akibat luka-luka yang dialami dalam serangan tersebut, dan menyebutkan bahwa secara keseluruhan "puluhan orang terluka".
Detail Korban dan Penanganan Medis
Sumber tersebut menambahkan bahwa sebagian besar korban adalah warga negara Arab Saudi, dan setidaknya lima dari mereka yang terluka sedang mendapatkan perawatan intensif. Beberapa pasien bahkan harus dievakuasi menggunakan helikopter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Otoritas setempat belum memberikan konfirmasi resmi mengenai serangan ini maupun proses evakuasi. Namun, seorang saksi mata melaporkan mendengar suara ledakan saat menunggu penerbangan, dan menyaksikan serangan yang menyebabkan banyak orang terluka. "Saya berada di gerbang 403 di terminal penerbangan domestik. Saya melihat gerbang 401 terkena serangan, saya melihat orang-orang terluka tepat di depan mata saya. Semua orang berlarian," ungkap saksi tersebut kepada AFP.
Kondisi Korban
Seorang kerabat dari salah satu korban melaporkan bahwa korban mengalami luka di bahu dan lengan akibat pecahan kaca, dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.