Fakta Nasional

Suara Dentuman Misterius Mengguncang Warga Bojonegoro dan Madiun, BMKG Berikan Penjelasan

Suara dentuman keras yang mengejutkan warga terdengar di kawasan Gunung Pandan, yang terletak di perbatasan Bojonegoro dan Madiun, pada Minggu malam. BMKG menjelaskan kemungkinan penyebab suara terseb...

P
Panca Akbar Saputra
20 October 2026
18 pembaca
Foto: Dentuman misterius dan kilatan cahaya gegerkan warga Bojonegoro (Tangkapan layar)
Foto: Dentuman misterius dan kilatan cahaya gegerkan warga Bojonegoro (Tangkapan layar)

Madiun - Suara dentuman yang keras mengejutkan masyarakat di sekitar Gunung Pandan, yang merupakan batas antara Bojonegoro dan Madiun. Dentuman ini dilaporkan terdengar pada Minggu malam setelah waktu Maghrib. Kepala Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Suprapto, yang saat itu berada di Karangjati Ngawi, menyatakan bahwa meskipun ia tidak berada di desa, beberapa warga melaporkan mendengar suara tersebut. Desa Sumberbendo sendiri terletak di lereng Gunung Pandan.

“Tapi info saking (dari) masyarakat sami mireng (mendengarkan),” tambah Suprapto.

Pernyataan BMKG Mengenai Suara Dentuman

Setiyaris, Petugas Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya BMKG Nganjuk, menjelaskan bahwa tidak ada aktivitas gempa yang terdeteksi di sekitar Gunung Pandan berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh BMKG. Ia mengungkapkan bahwa banyak faktor yang dapat menyebabkan suara dentuman tersebut.

“Perlu diverifikasi lagi karena dentuman banyak penyebabnya, secara teori memang salah satu kemungkinan dentuman misterius yang terdengar di suatu wilayah adalah gelombang akustik akibat aktivitas tektonik atau vulkanik. Secara sederhana, pelepasan energi di dalam bumi dapat menghasilkan getaran yang merambat melalui batuan dan, dalam kondisi tertentu, memicu gelombang tekanan di udara,” jelasnya.

Penyebab Lain dari Suara Dentuman

Setiyaris melanjutkan bahwa gelombang suara atau infrasonik ini dapat menjangkau jarak yang jauh, serta mengalami pembiasan dan pemantulan oleh lapisan atmosfer, sehingga suara dapat terdengar di lokasi yang jauh dari sumbernya. Namun, ia juga menekankan bahwa tidak semua dentuman berasal dari aktivitas tektonik atau vulkanik. Fenomena atmosfer, suara petir, aktivitas manusia, dan gelombang kejut juga dapat menghasilkan suara yang serupa. Untuk menentukan sumber suara tersebut, diperlukan analisis data seismik, infrasonik, kondisi atmosfer, serta laporan pengamatan di lapangan.

Artikel Terkait