Bandung - Seorang ayah berinisial DR (37) menghilangkan nyawa anaknya, RR (15), setelah terlibat cekcok dengan istrinya terkait masalah judi online. Insiden tragis ini terjadi pada Senin (19/10) ketika DR meminta uang sebesar Rp 500 ribu untuk berjudi, namun ditolak oleh istrinya, SS, yang kemudian memicu pertengkaran hebat di dalam rumah.
Kapolresta Bandung Kombes Tri Suhartanto menjelaskan, "Pelapor adalah ibu korban ya, kemudian korban adalah inisialnya RR berumur 15 tahun, kemudian untuk tersangka inisialnya DR berumur 37 tahun." Motif utama dari tindakan tersangka, menurut Tri, adalah kebutuhan untuk bermain judi. Saat pertengkaran berlangsung, RR berusaha melindungi ibunya dengan berdiri di depannya.
Pertengkaran yang Berujung pada Kekerasan
Tri menambahkan, "Percekcokan ini berawal dari tersangka ini meminta uang kepada orang tua korban ya, ibunya ya. Sehingga terjadi percekcokan itu sebesar Rp 500 ribu. Di mana dari keterangan bahwa uang tersebut dipergunakan untuk bermain judi online." Ketika RR berusaha membela ibunya, DR yang emosi kemudian melakukan kekerasan terhadap anaknya, yang berujung pada kematian RR.
Penangkapan dan Hasil Autopsi
Hasil autopsi menunjukkan adanya resapan darah di bagian belakang kepala RR, yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul. DR ditangkap pada Jumat (23/10) dan terlihat lesu dengan borgol di tangannya.
Kasus ini menggarisbawahi dampak buruk dari kecanduan judi dalam sebuah keluarga dan menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap anggota keluarga yang rentan.