Badung - Seorang pria berinisial SDJ (56) dari Australia melakukan tindakan keji dengan membunuh dua anaknya, ADS (6) dan LKS (4), di sebuah bungalow yang terletak di Kuta, Bali. Rekaman CCTV memberikan gambaran jelas mengenai momen-momen terakhir sebelum tragedi tersebut terjadi.
Kombes Leonardo Simatupang, Kapolresta Denpasar, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari suara gaduh yang disertai jeritan dari anak laki-laki, ADS. Suara keributan tersebut membuat LKS, anak perempuan, berusaha melarikan diri dari ayahnya. "Jadi, dari visual CCTV kelihatan anaknya yang perempuan itu dilakukan pengejaran," ujar Leonardo, yang dikutip dari detikBali pada Rabu (16/9/2026).
Detik-Detik Menegangkan
Leonardo menambahkan bahwa setelah membunuh ADS, SDJ mengejar LKS yang berusaha melarikan diri. Dalam rekaman tersebut, terdengar teriakan LKS yang meminta agar ayahnya tidak membunuhnya, dengan ucapan, "I love you, Daddy, I love you, Daddy," saat ia berlari ketakutan.
Sayangnya, LKS tidak berhasil melarikan diri dan ditangkap oleh ayahnya, kemudian dibawa ke dalam kamar yang diduga menjadi lokasi pembunuhan. Setelah itu, SDJ terlihat mencari tali di gudang, yang kemudian diduga digunakannya untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Tragedi yang Mengguncang
Insiden ini tidak hanya mengguncang masyarakat setempat, tetapi juga menimbulkan keprihatinan yang mendalam mengenai kekerasan terhadap anak. Kasus ini menjadi sorotan luas, mengingat betapa tragisnya situasi yang menimpa keluarga tersebut.
Berita ini menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak dan perhatian yang lebih besar terhadap masalah kesehatan mental yang mungkin dialami oleh orang tua.