Monday, 04 May 2026
Fakta Nasional

Trump Mengancam Menarik 5 Ribu Pasukan, Jerman Mendesak Iran Buka Selat Hormuz

Jerman segera merespons rencana Presiden AS Donald Trump untuk menarik 5 ribu pasukannya dari Jerman dengan mendesak Iran agar membuka Selat Hormuz.

W
Wira Yudha
04 May 2026 4 pembaca
Trump Mengancam Menarik 5 Ribu Pasukan, Jerman Mendesak Iran Buka Selat Hormuz

Jakarta - Jerman memberikan reaksi cepat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencananya untuk menarik lebih dari 5.000 pasukan dari Jerman akibat keretakan hubungan antara kedua negara. Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, mendesak Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Wadephul menegaskan, "Sebagai sekutu dekat AS, kami memiliki tujuan yang sama: Iran harus sepenuhnya dan secara terverifikasi meninggalkan senjata nuklir dan segera membuka Selat Hormuz seperti yang juga dituntut oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio," tulisnya di platform X, sebagaimana dilaporkan oleh AFP.

Sebelumnya, Donald Trump menyatakan bahwa keputusan untuk menarik lebih dari 5.000 pasukan dari Jerman merupakan respons terhadap keretakan hubungan bilateral. Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menanggapi pernyataan tersebut dengan menyebut keputusan AS tersebut "dapat diprediksi." Ia menambahkan, "Kehadiran tentara Amerika di Eropa, dan khususnya di Jerman, adalah demi kepentingan kita dan kepentingan AS," seperti yang dilaporkan oleh kantor berita DPA.

Dengan situasi yang terus berkembang, langkah Jerman untuk mendesak Iran membuka Selat Hormuz menunjukkan ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut, terutama terkait dengan program nuklir Iran dan stabilitas di Timur Tengah.

// Artikel Terkait