Tuesday, 05 May 2026
Fakta Nasional

Video Pernyataan Amien Rais tentang Prabowo dan Teddy Hilang dari YouTube

Video pernyataan Amien Rais yang viral mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kini tidak dapat diakses di YouTube.

A
Agustinus Jaya Wiratama
02 May 2026 12 pembaca
Video Pernyataan Amien Rais tentang Prabowo dan Teddy Hilang dari YouTube

Jakarta - Video pernyataan Amien Rais yang membahas kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang sebelumnya viral, kini telah hilang dari kanal YouTube Amien Rais Official. Video tersebut awalnya menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Detikcom melakukan penelusuran terhadap video tersebut dan menemukan bahwa video itu berasal dari akun YouTube Amien Rais Official. Namun, saat mencoba mengunduh video tersebut, detikcom mengalami kegagalan. Tertera informasi bahwa video tidak lagi tersedia akibat adanya keberatan resmi dari pemerintah. Hingga pukul 13.51 WIB pada Sabtu (2/5/2026), video tersebut sudah tidak dapat ditemukan di kanal YouTube Amien Rais Official.

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, memberikan tanggapan mengenai hilangnya video itu. Ia menyatakan bahwa video tersebut 'hilang' karena dibatasi akibat keluhan hukum. "Kalau diklik linknya, ada pesan video dibatasi di Indonesia karena keluhan hukum dari pemerintah," ujarnya saat dihubungi pada hari yang sama. Ridho menambahkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan tim media dan menegaskan bahwa video tersebut belum dihapus.

Detikcom juga telah berupaya menghubungi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomdigi) untuk mendapatkan klarifikasi, namun belum ada respons. Sebelumnya, Menkomdigi menyebut bahwa pernyataan Amien Rais merupakan fitnah dan ujaran kebencian.

Meskipun video aslinya sudah tidak ada, potongan-potongan video tersebut masih menjadi perbincangan di media sosial. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengomentari video yang diunggah Amien Rais, menyebutnya sebagai pembunuhan karakter. "Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah dan pembunuhan karakter yang ditujukan kepada Presiden RI," ungkap Meutya dalam postingan di Instagram.

Meutya juga menekankan bahwa pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah bangsa. Ia menjelaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks dan fitnah yang tidak memiliki dasar fakta serta merupakan upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik.

Dengan hilangnya video tersebut, situasi ini terus menjadi perhatian publik dan diperkirakan akan berlanjut dengan perkembangan lebih lanjut di media sosial dan jalur hukum.

// Artikel Terkait