Fakta Nasional

Warga Tangerang Geruduk Rumah Tetangga yang Siram Air ke Jemaah Salat

Seorang tetangga yang sebelumnya viral karena menyiram air kepada orang yang hendak salat kembali menjadi sorotan warga di Tangerang. Warga mendatangi rumah pasangan suami istri tersebut untuk mengeks...

W
Wira Yudha
16 September 2026
42 pembaca
Foto: Viral tetangga sering siram air ke orang yang lewat mau salat di Tangerang pada Juni lalu (dok. screenshot)
Foto: Viral tetangga sering siram air ke orang yang lewat mau salat di Tangerang pada Juni lalu (dok. screenshot)

Warga RT06/07 di Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kembali menggeruduk rumah pasangan suami istri yang sebelumnya viral karena menyiramkan air kepada orang yang akan salat. Kejadian ini terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keributan di tengah masyarakat dipicu oleh tindakan pasangan tersebut yang kembali menyiram air kepada orang yang melintas di depan rumah mereka, yang hendak menuju masjid. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah warga berkumpul di sekitar rumah mereka. Petugas kepolisian serta aparat dari tingkat RT dan RW juga hadir di lokasi untuk meredakan situasi.

Pernyataan Pindah dari Lingkungan

Pihak RW kemudian mengumumkan bahwa pasangan tersebut akan segera pindah dari lingkungan tersebut. Dalam video, RW menyatakan, "Menyatakan, bahwa mulai malam ini, tidak tinggal di lingkungan ini... Hari Kamis sudah selesai pindahan." Pernyataan ini disambut dengan sorakan dari warga yang hadir.

Ketika pasangan suami istri tersebut berusaha memasuki rumah, polisi berjaga-jaga untuk mencegah terjadinya kerusuhan lebih lanjut. Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Laksono Febrianto, mengonfirmasi bahwa keluarga tersebut akan pindah sesuai dengan surat pernyataan yang telah dibuat.

Mediasi yang Tak Berhasil

Kasus ini sebelumnya telah viral pada bulan Juni 2026, ketika akun TikTok bernama anakpakrtsebelah membagikan video yang menunjukkan tindakan tetangga tersebut yang sering menyiram orang yang berjalan menuju masjid untuk salat. Beberapa rekaman CCTV menunjukkan pasangan itu melakukan tindakan tersebut, bahkan ada yang terkena siraman air.

Ketua RW 07, Sumardi, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan mediasi sejak 2024 untuk menyelesaikan konflik ini. "Kalau kita dari 2024 itu, polanya kita sudah sudah kita lakukan 3 kali. Tiga kali dengan melibatkan Binmas, Babinsa dengan aparatur negara," ungkapnya.

Masalah ini bermula dari perselisihan antara warga yang kemudian berujung pada tindakan menyiram air. Meskipun telah dilakukan mediasi, tindakan tersebut tetap berlanjut, sehingga memaksa warga untuk mengambil langkah lebih tegas.

Dengan situasi yang terus memanas, warga berharap kepindahan pasangan suami istri tersebut dapat membawa ketenangan kembali ke lingkungan mereka.

Artikel Terkait