Wednesday, 06 May 2026
Fakta Nasional

Ade Armando Mengungkap Alasan Mundurnya dari PSI

Ade Armando mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah menerima tekanan dari pihak-pihak yang mengancam tidak akan mendukung PSI selama dirinya masih ada di partai tersebut.

U
Ulam Kirana
05 May 2026 4 pembaca
Ade Armando Mengungkap Alasan Mundurnya dari PSI

Jakarta - Ade Armando, seorang kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), telah resmi mengundurkan diri dari partainya. Ia mengungkapkan bahwa ada individu yang mengirim surat kepada Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menyatakan bahwa dukungan terhadap PSI akan dicabut jika Ade tetap berada di dalamnya.

"Bahkan ya mungkin Pak Ali bisa cerita, ada orang-orang kirim surat ke Pak Ali dan bilang bahwa, ini bukan Pak Ali ngadu ya, tapi kita baca sama-sama surat-suratnya yang mengatakan bahwa, 'Nggak bisa nih selama Ade Armando masih ada di sana, kita nggak akan dukung PSI'," jelas Ade Armando di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan bahwa situasi ini berkaitan dengan laporan yang diterimanya dari 40 organisasi masyarakat Islam terkait dugaan pemotongan ceramah Jusuf Kalla. Ade menyatakan bahwa nama PSI juga ikut diserang dalam konteks tersebut.

"Ada 40 organisasi Islam atau tokoh di bawah Pak Din Syamsuddin kalau nggak salah, itu datang ke polisi dan melaporkan saya. Kemudian ada yang dari Ambon, kemudian ada lagi satu lagi sekumpulan organisasi apa. Dan di medsos itu luar biasa serangannya. Dan bahkan menyangkut nama-nama besar ya, orang-orang terkenal nih yang turun tangan, ya bahkan Pak Din Syamsuddin itu menurut saya kan luar biasa, luar biasa di atas ya. Tapi serangannya itu bukan hanya ke saya. Buat saya untuk pertama kalinya serangannya diarahkan kepada PSI," ungkapnya.

Ade menduga bahwa ada upaya terorganisir untuk menjatuhkan dirinya dan PSI. "Saya menangkap bahwa memang ada upaya sengaja nih beramai-ramai ingin menghabisi saya dan kemudian menghabisi PSI," tuturnya.

Ia juga yakin bahwa laporan yang dibuat terhadapnya tidak akan dicabut. "Saya yakin juga laporan terhadap saya juga tidak akan dicabut nih, akan terus. Tapi saya merasa nggak bersalah, kok. Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK nggak pernah," tegasnya.

Ade Armando menegaskan bahwa pengunduran dirinya dari PSI dilakukan demi kebaikan bersama. "Melalui konferensi pers ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," tambahnya di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).

Dengan pengunduran ini, Ade Armando berharap agar situasi di PSI dapat membaik dan pihak-pihak yang terlibat dapat menemukan solusi yang lebih baik ke depannya.

// Artikel Terkait