Fakta Pendidikan

ITB Luncurkan Platform ICE Microcredential untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah meluncurkan platform ICE Microcredential yang memungkinkan mahasiswa dan masyarakat umum mengikuti program sertifikasi untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia...

D
Dila Rakasiwi
26 July 2026
11 pembaca
ITB Luncurkan ICE Microcredential. (Foto: Dok ITB)
ITB Luncurkan ICE Microcredential. (Foto: Dok ITB)

Jakarta - Institut Teknologi Bandung (ITB) secara resmi memperkenalkan platform ICE Microcredential. Melalui inisiatif ini, mahasiswa dan masyarakat umum dapat mengikuti program sertifikasi yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof Dr Irwan Meilano, ST, MSc, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi. Ia mencatat bahwa saat ini, tren rekrutmen tenaga kerja semakin beralih ke sistem yang berbasis keterampilan. Dalam proses ini, perusahaan memerlukan bukti kompetensi yang jelas.

"Ke depan, keterampilan yang terverifikasi menjadi semakin penting. Bukti kompetensi digital dalam bentuk digital badges mulai menjadi standar yang dibutuhkan industri," ungkapnya dalam laman resmi ITB pada Sabtu (25/7/2026).

Program Sertifikasi Berbasis Keterampilan

ICE Microcredential ITB melibatkan sepuluh fakultas dan sekolah dengan lebih dari 50 program yang ditawarkan. Program-program ini dikelompokkan dalam berbagai bidang, termasuk rekayasa dan industri, teknologi informasi dan bisnis, sains dan teknologi dasar, serta arsitektur, tata ruang, dan perencanaan.

Pendekatan Market-Pull dalam Pengembangan Program

Dr Dina Dellyana, SFarm, MAB, selaku Asisten Direktur Pelaksana Program Ditpro ITB, menjelaskan bahwa ICE Microcredential dikembangkan dengan pendekatan market-pull, yang bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia kerja.

"Ditpro bergerak dengan pendekatan market-pull. Kita melihat kebutuhan pasar: masyarakat ingin belajar hal spesifik, mendapatkan sertifikat yang diakui, dan memiliki SKS terakumulasi tanpa harus berkomitmen pada kuliah panjang bertahun-tahun," katanya.

Program ini diselenggarakan secara modular, dimulai dari unit pembelajaran yang memiliki bobot satu SKS. Setelah menyelesaikan pembelajaran dan asesmen, peserta akan menerima sertifikat serta digital badge resmi yang terverifikasi oleh ITB, yang berlaku selama lima tahun.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan pendaftaran ICE Microcredential ITB, masyarakat dapat mengunjungi laman ice-microcredentials.itb.ac.id.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait